Gempita Wisuda ke-75 ITN Malang: Mencetak ‘Trendsetter’ Teknologi

IDEA JATIM, MALANG – Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti Grand Ballroom Hotel Grand Mercure Malang Mirama pada Sabtu (25/04/2026). Sebanyak 173 lulusan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang resmi dikukuhkan dalam Wisuda ke-75. Namun, prosesi kali ini bukan sekadar seremoni pindah kuncir toga biasa, melainkan sebuah panggung pembuktian kualitas akademik yang luar biasa. Data mencatat mayoritas wisudawan periode ini memiliki kualitas di atas rata-rata, di mana sebanyak 115 lulusan atau sekitar 66,5% sukses meraih predikat Cum Laude, termasuk 11 lulusan Magister yang meraih IPK sempurna 4,00.

​Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., menegaskan bahwa pencapaian ini adalah bukti nyata dari transformasi kurikulum dan komitmen sivitas akademika dalam mencetak lulusan yang punya daya saing tinggi di kancah global. “Kami tidak ingin sekadar memamerkan kemegahan gedung atau peringkat. Hari ini adalah bukti nyata komitmen kami. Lulusan ITN harus menjadi trendsetter, bukan sekadar pengikut di dunia industri,” tegas Awan dengan penuh semangat di depan para wali murid dan undangan.

​Di tengah kemeriahan, Rektor secara khusus memanggil dua sosok yang merepresentasikan wajah asli pejuang ITN Malang. Pertama adalah Muhamad Cahyo Samudro, lulusan Teknik Elektro S-1 yang membuktikan bahwa lulusan ITN Malang sudah “laku” di pasar kerja bahkan sebelum resmi diwisuda. Saat ini, Cahyo telah bekerja di PT Indofood CBP Sukses Makmur Pasuruan. Baginya, pendidikan adalah tangga untuk berkarir lebih tinggi. “Kalau sudah memilih bidang, jangan hanya jadi yang biasa, namun jadilah yang luar biasa,” ungkap Cahyo mengutip pesan dosen pembimbingnya.

​Tak kalah mengharukan adalah kisah Yusran Bin Acho, lulusan Bisnis Digital S-1. Terlahir sebagai anak sulung dari keluarga buruh sawit dengan keterbatasan ekonomi, Yusran membuang stigma bahwa latar belakang keluarga menentukan masa depan. Lewat beasiswa KIP Kuliah, ia menyelesaikan studi tepat waktu dalam 3,5 tahun, aktif sebagai Duta Kampus, hingga sukses menjalankan usaha kreatif “Carok” (Celana Sarung Cowok).

​Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE., MM., yang hadir dalam acara tersebut menitipkan pesan penting agar para alumni tidak hanya mengandalkan ijazah. “Wisudawan harus siap kerja dan mampu menciptakan lapangan kerja. Gunakan intelektual serta skill kalian, namun yang paling penting adalah attitude atau perilaku di dunia kerja nanti,” ujarnya.

​Menutup prosesi, predikat Wisudawan Terbaik Institut diberikan kepada Baiq Isnina Latifa (Bisnis Digital S-1) dengan IPK 3,93. Secara keseluruhan, ITN Malang melepas 32 lulusan Pascasarjana, 85 lulusan Fakultas Teknologi Industri, dan 56 lulusan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Wisuda ini menjadi refleksi bahwa mahasiswa ITN Malang adalah para petarung yang siap menjawab tantangan teknologi hijau berkelanjutan demi visi kampus berkelas dunia. (*)

Berita Terkini

Tempati Lokasi Baru, WAPO Resto Semakin Ramai Pengunjung

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – WAPO Resto kini menempati lokasi baru...

KPU dan Polres Kota Batu Perkuat Sinergi Edukasi Demokrasi untuk Masyarakat

IDEA JATIM, BATU - KPU Kota Batu melakukan kunjungan...

Satgas PPKPT Umsida Ikuti Pelatihan PFA, Siap Tangani Korban Psikologis

IDEAJATIM.ID, SIDOARJO - Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar kegiatan...
spot_img
Berita Terkait