Kepercayaan Masyarakat Meningkat, MI Almaarif 02 Singosari Lepas 78 Lulusan Angkatan Istimewa

IDEAJATIM.ID, MALANG – Sebanyak 78 siswa kelas VI MI Almaarif 02 Singosari mengikuti Tasyakur Kelulusan Tahun Ajaran 2025/2026 di Gedung Auditorium Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, Minggu (14/6/2026).

Angkatan tersebut menjadi bukti lahirnya generasi tangguh yang mampu menyelesaikan pendidikan dasar di tengah pandemi Covid-19 dan perubahan kebijakan pendidikan nasional.
Kepala MI Almaarif 02 Singosari, Muhammad Ishom, S.Pd., mengatakan perjalanan pendidikan angkatan 2025/2026 penuh dengan tantangan. Sejak duduk di bangku kelas I, para siswa harus beradaptasi dengan sistem pembelajaran yang terus berubah akibat pandemi hingga pergantian kurikulum.

MI Almaarif 02

Mereka melewati Kurikulum 2013, kurikulum darurat, kurikulum prototipe, Kurikulum Merdeka, hingga penerapan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (PPRA). Meski demikian, para siswa mampu menunjukkan prestasi sekaligus membangun karakter religius selama menempuh pendidikan.

“Semoga mereka menjadi generasi berakhlakul karimah, memiliki daya juang tinggi, menjunjung nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, dan membawa keberkahan ilmu di masa depan,” ujar Ishom.
Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH Anas Noor, S.H., M.H., menilai lulusan tahun ini merupakan generasi yang telah teruji menghadapi berbagai situasi sejak awal masuk sekolah. Jumlah lulusan yang mencapai 78 siswa merupakan dampak penerimaan peserta didik baru saat pandemi melanda.

Namun, kondisi tersebut kini berbalik. Tingginya kepercayaan masyarakat membuat penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027 ditutup lebih cepat setelah kuota 120 peserta didik terpenuhi.
Menurut Gus Anas, pendidikan di lingkungan Yayasan Pendidikan Almaarif tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menanamkan akhlak dan karakter yang kuat.

“Dengan bekal tersebut, para lulusan diharapkan tumbuh menjadi generasi saleh dan salihah yang mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman serta tetap berbakti kepada orang tua, guru, dan bangsa,” pungkasnya. (*)

- Advertisement - SPMB

Berita Terkini

Kemasan Budaya di Purnawiyata SDK Kosayu 3: Menggugah Karakter “Generasi Juara” Lewat Pesona Nusantara

IDEA JATIM, ​MALANG – Ratusan pasang mata menyaksikan momentum...

Lulusan Unggul, SDK Kosayu 3 Malang Kedepankan Nilai ‘Saleh Terpelajar’

IDEA JATIM, ​MALANG – Kepala Sekolah Dasar Katolik (SDK)...

Membanggakan, SDK Kolese Santo Yusup 3 Raih Peringkat 1 TKA Kota Malang

IDEA JATIM, ​MALANG – SDK Kolese Santo Yusup 3...
spot_img
Berita Terkait