Tekan Stunting, Wali Kota Kediri Ajak Orang Tua Sajikan Real Food untuk Balita

IDEA JATIM, KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri terus tancap gas dalam upaya menekan angka stunting demi mencetak Generasi Emas. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui agenda “Sosialisasi Makanan Bergizi Tinggi Protein Hewani untuk Balita Menuju Gemintang dan Makan Bersama Balita”, yang digelar di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Kamis (11/06/2026).

​Dalam acara yang menghadirkan dokter spesialis anak dr. Renyta Ika tersebut, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan pentingnya investasi gizi sejak dini. Menurutnya, anak-anak balita saat ini merupakan calon pemimpin dan profesional masa depan yang tumbuh kembangnya wajib dikawal lewat kesehatan dan gizi yang baik.

​Wali kota termuda ini juga menyoroti fenomena media sosial yang kerap membuat orang tua bingung dalam menyusun menu Makanan Pendamping ASI (MPASI). Banyak yang keliru menganggap makanan sehat untuk anak harus menggunakan bahan yang rumit atau impor yang mahal.

​”Mari kita sadari bahwa menghadirkan makanan bergizi untuk balita itu tidak harus mahal bahkan bahan impor. Telur, ikan, ayam, hati ayam, lele, tempe, tahu, sayuran, dan buah-buahan yang ada di sekitar kita adalah sumber gizi yang baik jika diolah sesuai kebutuhan anak,” ujar wali kota yang akrab disapa Mbak Wali tersebut.

​Ia mengingatkan para orang tua untuk lebih mengutamakan real food atau makanan utuh yang dimasak sendiri di rumah, ketimbang memberikan makanan praktis yang hanya mengenyangkan namun minim zat gizi.
​Terkait capaian penanganan stunting, Kota Kediri menunjukkan progres yang positif. Berdasarkan data Sigizi KESGA, prevalensi stunting Kota Kediri per Maret 2026 tercatat sebesar 4,7%. Sementara jika merujuk data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting berhasil ditekan dari 18,6% pada 2023 menjadi 17,6% pada 2024. Capaian ini mendekati target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kediri tahun 2026 sebesar 17,5%.

​Meski Kota Kediri telah meraih apresiasi di tingkat nasional berkat inovasi dan kolaborasi program penanganan stunting, Vinanda menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Peran terbesar justru berada di tangan orang tua yang mendampingi anak setiap hari di rumah.

​”Melalui kegiatan ini, saya mengajak seluruh ibu balita untuk terus meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang. Jika setiap keluarga memulai dari meja makannya masing-masing, maka kita sedang membangun Generasi Emas Kota Kediri dari akarnya,” pungkasnya.

​Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 300 peserta yang terdiri dari balita, ibu balita, jajaran TP PKK dari tingkat kota hingga kelurahan, serta jajaran kepala puskesmas dan penanggung jawab gizi se-Kota Kediri. Pada kesempatan tersebut, Pemkot Kediri juga membagikan paket makanan bergizi kepada para balita yang hadir.
​Turut mendampingi Wali Kota dalam acara tersebut, antara lain Ketua TP PKK Faiqoh A.M. Qowimuddin dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Hamidah. (*)

- Advertisement - SPMB

Berita Terkini

Korban Tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan

IDEA JATIM, NGAWI — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan...

Dapur-Dapur Kecil Di Jalanan Ibukota – Iqbal Iqbal.

Jakarta tidak hidup dari beton, kaca, dan baja semata....

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kota Batu dan ESI Gelar Kualifikasi E-Sport Kapolri

IDEA JATIM, BATU – Kabar gembira bagi para pencinta...
spot_img
Berita Terkait