Wabup Pasuruan Dorong UMKM Kuasai Digital Marketing, 300 Pelaku Usaha Dibekali Strategi Konten Kreatif

PASURUAN, IDEAJATIM.ID – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui transformasi digital. Sebanyak 300 pelaku UMKM mengikuti Pelatihan Digital Marketing bertema Strategi Konten Kreatif di Era Digital bagi UMKM yang digelar Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pasuruan Creative Center (PCC) dan Hall Finna Golf and Country Club Resort, Minggu (14/6/2026), secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad, mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran dan penguatan merek usaha.

Menurutnya, peserta dibekali keterampilan membuat konten kreatif yang menarik, memahami strategi pemasaran digital, hingga memaksimalkan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam membuat konten kreatif yang efektif, memperluas akses pasar melalui platform digital, sekaligus mendorong peningkatan omzet dan daya saing usaha,” ujarnya.

Syaifudin menjelaskan, pelatihan berlangsung selama empat hari dengan total 300 peserta. Sebanyak 50 pelaku UMKM yang telah lolos seleksi mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari di Pasuruan Creative Center, sementara 250 peserta lainnya mengikuti sesi di Hall Finna Golf and Country Club.

Untuk memperkaya wawasan peserta, panitia menghadirkan dua praktisi digital marketing sekaligus content creator, Nico dan Nasion, yang berbagi pengalaman serta strategi membangun promosi digital yang efektif.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal. Menurutnya, persaingan usaha saat ini menuntut pelaku UMKM terus berinovasi dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Sayang kalau empat hari pelatihan tidak dimanfaatkan dengan baik. Ikuti seluruh materi dan serap ilmunya agar usaha yang dimiliki bisa berkembang lebih besar dan dikenal masyarakat luas,” pesannya.

Gus Shobih berharap pelatihan ini mampu melahirkan pelaku UMKM yang tidak hanya mahir memasarkan produk secara digital, tetapi juga membangun jejaring kolaborasi antarpelaku usaha. Dengan demikian, transformasi digital dapat menjadi pintu masuk bagi UMKM Kabupaten Pasuruan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar di era ekonomi digital. (*)

- Advertisement - SPMB

Berita Terkini

Prestasi Gemilang, Lulusan SD Insan Amanah Panen Pujian dari Kadindik

IDEA JATIM, ​MALANG – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti...

SD Insan Amanah Malang Kokoh di Peringkat Atas Nilai TKA dan Mutu Pendidikan

IDEA JATIM, MALANG – SD Insan Amanah Malang kembali...
spot_img
Berita Terkait