Sekolah Lansia Kota Pasuruan Jadi Rujukan Nasional, 805 Peserta Semangat Belajar di Usia Senja

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Semangat belajar tidak mengenal usia. Hal itu tergambar dalam kunjungan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pasuruan, Suryani Firdaus Adi Wibowo atau Bunda Ani, ke Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Kelas Mangesti 2 dan Kartini di Kelurahan Purworejo, Rabu (10/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat langsung perkembangan program yang kini menjadi salah satu inovasi unggulan Kota Pasuruan dalam mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan tetap produktif.

Turut mendampingi Bunda Ani dalam kegiatan itu, Wakil Ketua I TP PKK Kota Pasuruan Fitri Iswarida Nawawi, Kepala DP3AKB Ir. Sahari Putro, Direktur Indonesia Ramah Lansia (IRL) Kota Pasuruan Ir. Siti Zuniati, serta camat dan lurah setempat.

Dalam sambutannya, Bunda Ani memberikan apresiasi kepada para peserta yang tetap antusias menimba ilmu meski telah memasuki usia lanjut. Menurutnya, Selantang bukan sekadar tempat belajar, tetapi menjadi ruang pemberdayaan agar lansia dapat menikmati masa tua dengan kualitas hidup yang lebih baik.

“Selantang adalah sekolah yang berkelanjutan dengan tujuan mewujudkan lansia yang SMART, yakni sehat, mandiri, aktif, produktif, bermartabat, dan bahagia. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang terus semangat belajar bersama,” ujarnya.

Keberhasilan pengelolaan program tersebut juga mendapat perhatian dari berbagai daerah di Indonesia. Tata kelola yang sistematis dan administrasi yang tertata rapi menjadikan Kota Pasuruan sebagai salah satu daerah tujuan studi banding pengembangan sekolah lansia.

Sejumlah instansi yang telah berkunjung antara lain DPRD Kota Malang, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, hingga Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Perkembangan Selantang pun terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2026, jumlah peserta mencapai 805 lansia yang tersebar di 24 kelas, terdiri atas sembilan kelas Level S1, tujuh kelas Level S2, dan delapan kelas Level S3.

Melalui kurikulum yang terstruktur, para peserta mengikuti beragam aktivitas, mulai dari olahraga, senam, edukasi kesehatan, hingga materi pengembangan diri yang dirancang untuk menjaga kebugaran fisik, kesehatan mental, dan interaksi sosial.

Program ini menjadi bukti bahwa proses belajar tidak berhenti karena usia. Dengan dukungan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, Sekolah Lansia Tangguh diharapkan mampu melahirkan lansia yang tetap berdaya, mandiri, serta menjadi inspirasi bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. (*)

- Advertisement - SPMB

Berita Terkini

Korban Tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan

IDEA JATIM, NGAWI — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan...

Dapur-Dapur Kecil Di Jalanan Ibukota – Iqbal Iqbal.

Jakarta tidak hidup dari beton, kaca, dan baja semata....

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kota Batu dan ESI Gelar Kualifikasi E-Sport Kapolri

IDEA JATIM, BATU – Kabar gembira bagi para pencinta...
spot_img
Berita Terkait