Piala Merdeka Tarik Petenis Luar Daerah, Sport Tourism Malang Kian Menggeliat

IDEAJATIM- MALANG, Wawan bersama rekan-rekannya dari Tuban harus menempuh perjalanan ratusan kilometer untuk mencapai Kota Malang. Tujuannya bukan untuk berlibur, melainkan mengikuti Piala Merdeka National Tennis Tournament 2026 yang digelar di Lapangan Tenis Universitas Negeri Malang.

Perjalanan tersebut menjadi gambaran bagaimana turnamen tenis yang digelar selama beberapa hari itu berhasil menarik peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Tidak hanya dari Malang Raya, peserta juga datang dari Bandung, Tuban, Surabaya, Sidoarjo, Kediri, Jombang, Blitar, hingga sejumlah kota lainnya untuk merasakan atmosfer kompetisi yang ditawarkan Piala Merdeka.

Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 215 peserta ambil bagian dalam berbagai kategori pertandingan, mulai dari Women Rookie, Women Beginner, Men Beginner, Men Rookie, Men Novice hingga Men Intermediate dan Men Advance. Jumlah tersebut sekaligus memenuhi target yang telah ditetapkan panitia penyelenggara.

Sejak pagi pada hari terakhir turnamen, kawasan Lapangan Tenis Universitas Negeri Malang sudah dipadati peserta, keluarga, dan komunitas tenis yang datang memberikan dukungan. Pertandingan semifinal hingga final berlangsung bergantian di tiga lapangan, sementara sorak-sorai penonton beberapa kali terdengar dari tribun mengiringi pertandingan yang berlangsung ketat.

Salah satu laga yang menyita perhatian terjadi pada partai final kategori Men Advance yang mempertemukan pasangan Fransiskus Onggo/Sultan Kahfi dari Bank Jatim Tennis Club melawan pasangan Arian Rangga/Septian Eka dari Surabaya. Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi dengan permainan agresif yang diperagakan pasangan Arian dan Septian. Suasana tribun yang sebelumnya riuh sempat berubah lebih serius ketika para penonton menyaksikan jalannya pertandingan yang berlangsung ketat hingga poin-poin akhir.

Baca Juga:  PFI Malang Tolak Stigmatisasi terhadap Profesi Jurnalis: Kritik Jurnalistik adalah Pilar Demokrasi

Ketua Pelaksana Piala Merdeka 2026, Muhklis, mengatakan antusiasme peserta tahun ini menunjukkan bahwa turnamen tersebut semakin mendapat tempat di kalangan komunitas tenis.

“Alhamdulillah antusias tahun ini cukup positif. Terlihat dari jumlah peserta yang hadir serta respon baik dari peserta terhadap event ini,” ujarnya.

Selain menghadirkan pertandingan tenis, area turnamen juga diramaikan sejumlah tenant UMKM lokal. Kehadiran pelaku usaha tersebut tidak hanya melayani kebutuhan peserta dan penonton, tetapi juga ikut merasakan dampak ekonomi dari berlangsungnya kegiatan olahraga berskala regional tersebut.

Bagi Wawan, pengalaman mengikuti Piala Merdeka menjadi salah satu alasan mengapa ia rela datang dari luar kota. Menurutnya, atmosfer pertandingan yang kompetitif sekaligus akrab menjadi daya tarik tersendiri.

“Sangat puas sekali dengan acara yang sudah diselenggarakan oleh Piala Merdeka ini. Ini pertama kali saya mengikuti kejuaraan di luar kota Malang,” katanya.

Ia berharap turnamen seperti ini dapat terus digelar secara konsisten sehingga menjadi agenda rutin yang dapat diikuti komunitas tenis dari berbagai daerah.

Baca Juga:  Lebih dari Sekadar Turnamen, Piala Merdeka Jadi Ruang Bertemu Komunitas Tenis

“Semoga event seperti ini tetap konsisten ada di Malang supaya kami yang dari luar kota bisa ikut rutin berpartisipasi,” ujarnya.

Cerita serupa datang dari Nervina yang mengikuti kategori Women Rookie. Ia menjadikan Piala Merdeka sebagai ajang untuk mengukur perkembangan kemampuan bermain tenis yang selama ini ia latih.

“Saya sudah beberapa kali mengikuti event tenis di Malang. Turnamen kali ini sangat bagus. Pertandingannya on time, pesertanya juga banyak. Saya dan pasangan bermain melawan beberapa pemain baru, jadi pengalaman yang didapat juga semakin beragam. Seru sekali,” kata Nervina.

Menurutnya, kehadiran pemain dari berbagai daerah membuat pertandingan menjadi lebih menarik sekaligus membuka kesempatan untuk bertemu lawan-lawan baru.

“Harapannya event seperti ini bisa rutin digelar di Malang. Saya yakin ini akan menjadi salah satu turnamen yang berkesan bagi banyak pemain,” ujarnya.

Kehadiran ratusan peserta dari luar daerah menunjukkan bahwa event olahraga mulai menjadi salah satu daya tarik Kota Malang. Tidak hanya menghadirkan kompetisi, kegiatan semacam ini juga berpotensi mendatangkan pergerakan wisatawan, meningkatkan okupansi hotel, menggerakkan sektor kuliner, serta membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal.

Baca Juga:  Usai Antar 8 Alumni ke Al-Azhar Mesir, MA Daruttauhid Siapkan Generasi Berikutnya

Fenomena tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Malang yang terus mendorong penyelenggaraan berbagai event sepanjang tahun. Beragam kegiatan olahraga, seni, budaya, dan ekonomi kreatif diharapkan mampu menarik kunjungan wisata sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, sebelumnya juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan yang digelar di Kota Malang. Menurutnya, pemerintah daerah siap bersinergi agar penyelenggaraan event dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Semua event yang ada dan akan digelar di Kota Malang, insyaallah Pemerintah Kota Malang siap bersinergi dan mempermudah proses-proses yang diperlukan, termasuk perizinan,” kata Wahyu Hidayat saat ditemui di Rumah Dinas Wali Kota beberapa waktu lalu.

Bagi banyak peserta, Piala Merdeka mungkin berakhir saat pertandingan terakhir selesai dimainkan. Namun bagi Kota Malang, turnamen ini menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menghadirkan kunjungan, perputaran ekonomi, dan pertemuan komunitas dari berbagai daerah. Jika terus berkembang, ajang seperti ini dapat menjadi salah satu fondasi tumbuhnya sport tourism di Kota Malang.

Berita Terkini

Mencari Kembali Kepemimpinan Hasyim Asy’ari di Muktamar Jombang

Muhyiddin MartainKhodam Pondok Pesantren Al Hidayah Kota Batu sekaligus...

KN SAR 249 Permadi Lakukan Medevac Penumpang Kapal Dharma Rucitra VII

IDEA JATIM, SURABAYA - Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 05.25...

Seru dan Edukatif! SD Anak Saleh Malang Sambut Kemerdekaan Lewat Estafet Proklamasi Berbasis Homebase System

IDEA JATIM, MALANG — Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img