IDEA JATIM, KEDIRI – Kawasan ikonik Gua Selomangleng dan Gunung Klotok bergemuruh pada Minggu (23/8/2026). Ratusan pelari dari berbagai penjuru tanah air memadati medan ekstrem Kota Kediri dalam gelaran perdana Klotok Trail Run 2026. Diinisiasi oleh Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Kota Kediri, ajang ini sukses mengawinkan semangat sport tourism dengan misi berburu talenta muda lari trail.
Tak kurang dari 200 runner asal Surabaya, Yogyakarta, hingga Jakarta ditantang menaklukkan jalur teknikal khas Gunung Klotok. Ajang ini membagi persaingan ke dalam tiga kategori utama, yaitu Prestasi 23K, Umum 23K, dan Fun Trail 8K.
Khusus kelas Prestasi 23K, panggung sengaja disiapkan bagi ksatria muda berusia 12–18 tahun. Langkah ini menjadi strategi krusial ALTI Kota Kediri untuk menjaring young guns yang diproyeksikan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim mendatang.

”Jadi ada tiga kategori, tapi memang ini kami fokuskan untuk penjaringan atlet. Medan Gunung Klotok yang menantang ternyata memicu rasa penasaran sekaligus menguji batas kemampuan para peserta,” ujar Ketua ALTI Kota Kediri, Yuli Aristina.
Sebagai olahraga bergenre survival sport, Klotok Trail Run memberlakukan aturan ketat. Seluruh peserta wajib mengantongi mandatory gear dan bertarung melawan cut off time (COT) di tiap kategori. Fisik prima saja tidak cukup; kesiapan mental dan ketangkasan menguasai medan liar menjadi modal utama untuk menyentuh garis finish.
Langkah brilian ALTI ini panen pujian dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri. Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, menegaskan bahwa kolaborasi olahraga dan pariwisata ini sejalan dengan visi misi kepemimpinan Kota Kediri.

”Ini juga masuk sport tourism sesuai visi misi Wali Kota Kediri. Jadi kami sangat mendukung event perdana Klotok Trail Run ini. Harapannya bisa digelar rutin tahunan agar melahirkan atlet berprestasi sekaligus menarik wisatawan,” ungkap Eko Agus Koko.
Senada dengan hal tersebut, Humas KONI Kota Kediri, Rino Hayyu Setyo, menekankan pentingnya ajang ini bagi keberlangsungan cabor baru di bawah naungan KONI.
”ALTI merupakan cabor baru di KONI Kota Kediri dan memang kami dorong untuk terus melakukan pembibitan atlet sekaligus menyelenggarakan event ini,” imbuh Rino.
Edisi perdana Klotok Trail Run 2026 ini resmi meletakkan batu pertama bagi kebangkitan olahraga alam bebas di Kediri. Ke depan, tantangan lintasan Gunung Klotok akan terus dikembangkan agar makin mengukuhkan Kota Kediri sebagai destinasi event trail run yang diperhitungkan di tingkat nasional. (*)




