SMPN 2 Kota Batu Terima Plakat Sebagai KSRG; Alfi : Jadi Role Model Sekolah di Kota Batu

IDEA JATIM, BATU – Dunia pendidikan di Kota Batu kembali mengukir prestasi gemilang di kancah digital. SMP Negeri 2 Kota Batu secara resmi menerima plakat sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) Sabtu (13/6/2026). Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung sebagai bentuk apresiasi atas komitmen sekolah dalam mengadopsi ekosistem teknologi digital Google for Education untuk meningkatkan efektivitas belajar mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian luar biasa ini. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan bukti nyata transformasi digital pendidikan di Kota Batu.

“Menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google adalah pencapaian yang sangat signifikan. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh ekosistem di SMPN 2 Kota Batu. Ini adalah langkah besar untuk mewujudkan pembelajaran yang inovatif, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Alfi Nurhidayat saat memberikan keterangan.

Alfi menambahkan bahwa dengan menerima plakat resmi ini, SMPN 2 Kota Batu kini memiliki branding resmi sebagai KSRG. Sekolah juga mendapatkan kesempatan emas untuk berpartisipasi dalam acara khusus KSRG, mempromosikan kisah sukses mereka di berbagai forum, serta profilnya akan ditampilkan dalam daftar global Kandidat Sekolah Rujukan Google.

Untuk meraih predikat KSRG, sebuah sekolah harus memenuhi sederet kriteria ketat yang ditetapkan oleh Google. Syarat-syarat tersebut meliputi penggunaan minimal 60 Chromebook, aktivasi 100 persen Akun Pembelajaran (belajar.id) untuk guru dan siswa, serta pelatihan 100 persen pengajar oleh Google Certified Trainer.

Selain itu, Google juga mensyaratkan minimal 30 persen dari total pengajar memiliki sertifikasi Google Certified Educator Level 1. Hebatnya, SMPN 2 Kota Batu berhasil melampaui target syarat tersebut dengan catatan kompetensi guru yang sangat impresif yakni 56 pengajar.

Dengan Google Certified Educator Level 1 dengan 32 guru dan elah melampaui syarat minimal 30 persen, Google Certified Educator Level 2 pada 28 guru dan Google Certified Trainer dengan 1 guru.

Melalui momentum ini, Alfi Nurhidayat berharap SMPN 2 Kota Batu bisa menjadi pemantik semangat bagi sekolah-sekolah lain di Kota Batu untuk ikut bertransformasi secara digital. Dinas Pendidikan Kota Batu berkomitmen untuk terus mendukung penyediaan fasilitas, pelatihan, dan pendampingan agar ekosistem digital berbasis Google for Education ini bisa direplikasi di sekolah-sekolah lainnya.

“Kami ingin SMPN 2 Kota Batu menjadi role model. Penguasaan teknologi digital oleh para guru ini diharapkan langsung berdampak pada kualitas siswa, sehingga melahirkan generasi muda Kota Batu yang siap bersaing di era global,” pungkas Alfi dengan penuh optimisme. (*)

- Advertisement - SPMB

Berita Terkini

spot_img
Berita Terkait