IDEA JATIM, BATU – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menghadiri prosesi Purna Wiyata siswa kelas 9 SMPN 2 Kota Batu Tahun Ajaran 2025/2026. Dalam momen yang penuh khidmat dan kebahagiaan tersebut, Alfi menyampaikan apresiasi sekaligus membakar semangat para lulusan dengan rentetan motivasi global agar siap menghadapi tantangan masa depan.

Dalam sambutannya, Alfi Nurhidayat menyampaikan ucapan selamat atas kelulusan seluruh siswa kelas 9. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi dan kerja keras yang solid antara pihak sekolah, guru, dan peran aktif orang tua.
“Hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras, ketekunan, dan kerja sama yang luar biasa antara sekolah, guru, dan orang tua,” ujar Alfi di hadapan para wisudawan, guru, dan wali murid yang hadir.

Di tengah laju transformasi digital yang bergerak eksponensial, Alfi mengingatkan bahwa tantangan di luar sekolah akan jauh lebih kompleks. Ia menegaskan agar generasi muda Kota Batu tidak sekadar menjadi penonton pasif, melainkan harus tampil sebagai penggerak perubahan dengan karakter yang adaptif dan inovatif.
“The future belongs to those who prepare for it today. Masa depan adalah milik mereka yang mempersiapkannya hari ini,” cetus Alfi mengutip kalimat motivasi.
Ia juga menambahkan bahwa tolok ukur kemajuan Kota Batu di masa depan tidak lagi hanya bertumpu pada keindahan lanskap alamnya, melainkan dari kapasitas intelektual dan kualitas generasi mudanya.
Oleh karena itu, Alfi menekankan pentingnya membangun pola pikir kritis ketimbang sekadar menghafal materi pelajaran di kelas.
“Pendidikan bukanlah sekadar menghafal fakta, melainkan melatih pikiran kalian untuk terus berpikir kritis, kreatif, dan mencari solusi,” imbuhnya, menekankan esensi esensial dari pendidikan formal.
Memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti SMA atau SMK, Alfi meminta para siswa untuk menanamkan mentalitas yang tangguh dan tidak mudah menyerah saat membentur kesulitan.
“Do not pray for an easy life, pray for the strength to endure a difficult one. Jangan meminta hidup yang mudah, tetapi mintalah kekuatan untuk menghadapi setiap kesulitan,” tegasnya.
Di akhir pidatonya, Kepala Dinas Pendidikan turut menitipkan kembali para melati bangsa ini kepada orang tua masing-masing agar bakat dan keunikan setiap anak terus didukung tanpa paksaan.
Apresiasi tinggi juga dialamatkan kepada Kepala Sekolah beserta seluruh jajaran pendidik SMPN 2 Kota Batu yang telah tulus dan sabar menggembleng para siswa hingga siap melangkah ke gerbang masa depan.
“Melangkahlah dengan percaya diri ke arah impianmu. Selamat jalan, selamat berjuang di jenjang yang lebih tinggi. Jaga nama baik diri, keluarga, dan almamater SMPN 2 Kota Batu tercinta,” pungkasnya. (*)





