IDEA JATIM, MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) menunjukkan komitmen penuh dalam menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 yang aman dan nyaman. Dengan total 19.640 peserta yang terdaftar di pusat UTBK UM, pihak kampus menerapkan pengamanan berlapis serta fasilitas inklusif guna menjamin kredibilitas ujian bagi seluruh calon mahasiswa.
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menjelaskan bahwa aspek keamanan menjadi perhatian utama untuk mencegah segala bentuk praktik kecurangan. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pengetatan prosedur pemeriksaan di pintu masuk ruang ujian.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta mendapatkan hak yang sama untuk berkompetisi secara jujur. Penggunaan alat bantu canggih atau praktik perjokian menjadi perhatian serius kami. Seluruh panitia telah diinstruksikan untuk melakukan monitoring secara ketat namun tetap humanis,” ujar Prof. Hariyono saat melakukan peninjauan lokasi.
Selain pengamanan manual, UM juga mengoptimalkan infrastruktur digitalnya. Sebanyak 1.304 unit komputer di 67 ruang ujian telah melalui pengecekan rutin untuk memastikan kelancaran teknis. Menariknya, sesuai arahan pusat, CCTV di dalam ruang ujian sengaja dinonaktifkan demi menjaga kerahasiaan soal agar tidak terekam, sementara pengawasan dialihkan sepenuhnya kepada pengawas ruangan yang telah tersertifikasi.
Tak hanya fokus pada keamanan, UM juga mengedepankan aspek inklusivitas. Pada pelaksanaan tahun ini, tercatat ada 11 peserta disabilitas (tunarungu dan tunadaksa) yang mengikuti ujian di UM. Fasilitas khusus seperti akses kursi roda dan pendampingan khusus telah disiapkan untuk memastikan mereka dapat mengerjakan soal dengan tenang tanpa hambatan fisik.
Wakil Rektor I UM, Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd., menambahkan bahwa kenyamanan psikologis peserta juga menjadi kunci keberhasilan ujian. “Kami menyediakan area tunggu yang representatif bagi pengantar di titik drop-off tertentu agar lingkungan kampus tetap kondusif dan tidak bising bagi peserta yang sedang menempuh ujian,” imbuhnya.
Pelaksanaan UTBK di Universitas Negeri Malang sendiri dijadwalkan berlangsung hingga 28 April 2026. Dengan persiapan matang ini, UM optimis dapat melahirkan calon-calon mahasiswa unggul melalui proses seleksi yang transparan dan berkualitas. (*)




