Membanggakan, Siswa SMA Nasional Raih Golden Ticket UM 2026

IDEA JATIM, ​MALANG – Prestasi membanggakan kembali lahir dari lingkungan SMA Nasional (Smanas) Malang. Dua siswa kembar yang dikenal sebagai atlet gulat berprestasi, Ilyasa Yuana Setyo dan Ibrahim Yuana Setyo, secara mengejutkan berhasil menembus Universitas Negeri Malang (UM) melalui jalur “Golden Ticket”. Kabar ini menjadi angin segar sekaligus bukti nyata bahwa dedikasi di bidang olahraga mampu membuka pintu pendidikan tinggi tanpa melalui jalur tes tulis yang ketat.

​Kepala SMA Nasional Malang, Soni Syarifuddin, S.Pd, mengungkapkan bahwa kejutan ini berawal dari informasi yang diterima pihak sekolah mengenai apresiasi khusus dari UM bagi siswa yang memiliki talenta nasional. “Jujur kami kaget sekaligus sangat bersyukur. Tiba-tiba ada kabar bahwa dua anak kita mendapatkan Golden Ticket masuk UM melalui jalur prestasi mandiri,” ujar Soni saat dikonfirmasi di ruangannya.

​Ilyasa dan Ibrahim merupakan saudara kembar yang memiliki rekam jejak panjang di gelanggang gulat. Berkat konsistensi mereka bertanding hingga ke luar provinsi, Ilyasa resmi diterima di program S1 Teknik Mesin, sementara Ibrahim diterima di program D4 Teknologi Rekayasa Otomotif. Bapak Soni menduga bahwa pihak universitas melakukan pelacakan mandiri terhadap atlet-atlet yang memiliki rekam jejak medali di pusat prestasi. “Mungkin UM sudah menelusuri anak-anak yang punya prestasi di bidang tersebut dari jalur apa, lalu kemudian memberikan langsung kepada kedua anak ini,” tambahnya.

​Selain kesuksesan di UM, SMA Nasional juga mencatatkan nama Sirila Amanda Fadila yang berhasil meraih Beasiswa Teladan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada jurusan Teknik Informatika. Sirila merupakan atlet voli sekaligus peraih peringkat satu di kelasnya. Soni menyoroti semangat pantang menyerah Sirila yang sempat gagal di jalur SNBP namun akhirnya lolos melalui beasiswa prestasi.
​Keberhasilan ini diharapkan tidak membuat para siswa terlena.

Soni memberikan pesan khusus bagi mereka yang sudah mengamankan kursi di perguruan tinggi agar tetap menjaga produktivitas selama masa libur sekolah. “Saya cuma takut anak-anak itu ketika ada waktu luang begini mereka tidak mau belajar atau tidak mau membantu orang tuanya kerja. Hanya berleha-leha di kamar, main HP dan sebagainya. Maka ya tetap fokus untuk persiapan kuliah,” tegas Soni.

​Dia juga mendorong siswa untuk mulai mencuri start dengan mempelajari materi perkuliahan semester awal agar lebih siap menghadapi tantangan di kampus nanti. Dengan pencapaian ini, SMA Nasional Malang kembali mempertegas komitmennya dalam mengawal bakat siswa hingga ke jenjang pendidikan tertinggi. (*)

Berita Terkini

Tim SAR Gabungan Temukan Davin di Bengawan Madiun

IDEA JATIM, MAGETAN – Tim SAR gabungan menemukan keberadaan...

Hadirkan Layanan Kilat 1 Jam; Alfa Laundry Jadi Solusi Kebersihan Premium di Kota Batu

IDEA JATIM, ​BATU – Kesibukan masyarakat perkotaan seringkali membuat...
spot_img
Berita Terkait