Di negeri ini,
tiran tak lahir dari satu singgasana.
Ia tumbuh
dari ketakutan yang diwariskan,
dan diam yang dipelihara.
Ia mencuri bukan sekadar harta,
melainkan masa depan.
Membunuh bukan hanya nyawa,
melainkan harapan.
Sementara kita
hanya pandai meratap,
mahir berbisik,
tetapi gagap ketika kebenaran meminta suara.
Maka kezaliman tak pernah benar-benar berkuasa.
Kitalah
yang terlalu lama
menyewakan keberanian
kepada rasa takut.
Sejarah,
selalu menulis dengan tinta yang sama:
Takhta tiran dibangun bukan oleh besarnya kuasa,
melainkan oleh kecilnya nyali mereka yang dipimpin.
Juli 2026
Herman Aga



