IDEA JATIM, TANGERANG – IndoBuildTech Expo 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai pameran industri bahan bangunan, arsitektur, konstruksi, dan desain interior terbesar di Indonesia. Digelar pada 8–12 Juli 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.
Sebagai penyelenggara, Debindo Global Expo menghadirkan IndoBuildTech Expo tidak hanya sebagai pameran produk, tetapi juga sebagai platform kolaborasi bagi pelaku industri untuk memperkenalkan inovasi terbaru, membangun jaringan bisnis, serta mendorong pertumbuhan sektor konstruksi dan properti nasional.
Ajang ini menjadi wadah bertemunya pelaku industri, mulai dari produsen, distributor, kontraktor, arsitek, desainer interior, developer properti, investor, hingga masyarakat umum yang ingin mengetahui perkembangan teknologi bangunan terkini.

Tahun ini, IndoBuildTech Expo menghadirkan ribuan produk dan solusi inovatif dari berbagai sektor, mulai dari material bangunan, keramik, granit, pintu dan jendela, cat, sistem pencahayaan, furnitur, perangkat smart home, perlengkapan dapur dan kamar mandi, hingga teknologi konstruksi modern yang semakin efisien dan ramah lingkungan.
Selain menjadi ajang pameran produk, IndoBuildTech Expo juga menawarkan beragam program edukatif melalui seminar, workshop, business matching, presentasi teknologi, serta diskusi mengenai tren industri dan desain yang menghadirkan praktisi dan pakar dari berbagai bidang.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah ARCHILAB yang membahas arsitektur berkelanjutan, inovasi material, desain hunian masa depan, serta kolaborasi antara arsitek dan industri dalam menciptakan bangunan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Pada hari pertama penyelenggaraan, suasana pameran semakin semarak dengan kehadiran sejumlah figur publik seperti Ivan Gunawan, Sigi Wimala, Chef Juna, Fanny Ghassani, serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. Kehadiran mereka menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung sekaligus menunjukkan semakin eratnya hubungan antara industri kreatif, desain, dan sektor konstruksi nasional.
Pembukaan IndoBuildTech Expo 2026 juga dihadiri perwakilan pemerintah, di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Pekerjaan Umum. Kehadiran ketiga kementerian tersebut mencerminkan dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan industri konstruksi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Berbagai organisasi profesi seperti INKINDO dan INTAKINDO turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Tidak hanya ditujukan bagi pelaku industri, IndoBuildTech Expo 2026 juga terbuka bagi masyarakat umum. Pengunjung dapat masuk secara gratis dengan melakukan registrasi terlebih dahulu untuk memperoleh Visitor Pass berupa QR Code. Langkah ini memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal inovasi teknologi bangunan dan tren desain yang diperkirakan akan berkembang dalam beberapa tahun ke depan.
Sejumlah merek ternama seperti TACO, KOHLER, Panasonic, Saint-Gobain, Tatalogam, Rucika, hingga Schneider Electric turut memamerkan inovasi terbaru mereka. Beberapa exhibitor juga menghadirkan influencer maupun public figure di booth masing-masing sebagai bagian dari strategi memperkenalkan produk kepada masyarakat.
Dengan skala penyelenggaraan yang semakin besar dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, serta komunitas profesional, IndoBuildTech Expo 2026 bukan sekadar menjadi ajang pameran dagang. Lebih dari itu, pameran ini menjadi cerminan arah perkembangan industri bangunan Indonesia menuju era konstruksi yang lebih modern, berkelanjutan, efisien, dan berbasis teknologi. (*)



