Bupati Rusdi Dorong Layanan Tanpa Ribet, Siapkan Grup WA Darurat di Tiap Kecamatan

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Komitmen menyederhanakan layanan publik ditegaskan Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat bersilaturahmi dengan ratusan kepala desa se-Kabupaten Pasuruan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (16/4/2026).

Dalam arahannya, Mas Rusdi—sapaan akrabnya—menekankan bahwa birokrasi tidak boleh lagi menjadi penghambat masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah. Menurutnya, sudah saatnya pelayanan publik dibuat cepat, mudah, dan tanpa kerumitan.

“Sekarang bukan zamannya lagi masyarakat dipersulit. Semua harus dipermudah, dipercepat, dan jelas alurnya,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Pasuruan dalam waktu dekat akan membentuk grup WhatsApp (WA) di setiap kecamatan. Grup ini akan diisi oleh camat, kepala desa, kepala puskesmas, hingga sopir ambulans untuk mempercepat respons terhadap kebutuhan darurat warga.

Lewat sistem tersebut, laporan dari desa bisa langsung ditindaklanjuti tanpa harus melalui prosedur berbelit. Misalnya, ketika ada warga membutuhkan ambulans, kepala desa cukup melapor di grup dan petugas terkait langsung bergerak menuju lokasi.

“Tiap kecamatan kita buat grup. Kalau ada warga butuh ambulans, kades tinggal lapor. Di situ ada kepala puskesmas sampai sopir ambulans, langsung ditangani sampai ke fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Mas Rusdi meyakini, inovasi sederhana ini justru akan memberikan dampak besar bagi masyarakat. Kunci utamanya adalah komunikasi cepat dan koordinasi lintas sektor tanpa sekat.

“Saya ini orangnya simpel. Yang penting koordinasi cepat, antarinstansi tidak ada sekat, semuanya sinergi. Masalah selesai,” ujarnya.

Gagasan tersebut pun mendapat respons positif dari para kepala desa. Salah satunya disampaikan Kepala Desa Raci, Muhammad Sutomo yang mengapresiasi langkah Bupati dalam mempercepat layanan kesehatan.

“Matur nuwun Mas Bupati. Ini sangat membantu masyarakat, apalagi urusan kesehatan itu mendesak. Dengan sistem ini, laporan bisa langsung ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Dengan terobosan ini, Pemkab Pasuruan berharap pelayanan darurat, khususnya di bidang kesehatan, bisa semakin responsif dan tepat sasaran. (*)

Berita Terkini

Siswa MTs Almaarif 01 Singosari Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Belajar dari Pengalaman Nyata

IDEAJATIM.ID, MALANG – Cara belajar yang berbeda diterapkan MTs...

Dari Jelantah Jadi Berkah, Kreativitas Siswa MTs Almaarif 01 Singosari Ubah Limbah Jadi Produk Bernilai

IDEAJATIM.ID, MALANG – Limbah yang kerap dianggap tak berguna,...

SMPIS di Panggung Dunia

IDEA JATIM, MALANG - ​Dua lembar kertas. Empat halaman....

Cetak Pemimpin Masa Depan, UMM Buka Jalur Beasiswa Khusus Aktivis OSIS Tanpa Tes

IDEA JATIM, ​MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali...
spot_img