MOJOKERTO, IDEAJATIM.ID – Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) M. Afif Zamroni atau Gus Afif mengunjungi Gemekan, Sooko, serta Bejijong, Trowulan pada Rabu (17/07/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat desa sekaligus memperkuat program prioritas Kementerian Desa dan PDT yang berfokus pada pengembangan ekonomi desa, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Saat di Gemekan, Sooko, Gus Afif bersama jajaran Kemendes PDT memaparkan sejumlah program prioritas yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi desa dan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) yang partisipatif.
Dalam kesempatan ini, Gus Afif juga mengungkapkan rencananya untuk kembali berkunjung ke Gemekan guna melihat langsung Masjid Agung Gemekan yang menjadi salah satu ikon desa tersebut.
“Masjid Agung Gemekan ini salah satu yang di rekomendasikan oleh pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk saya datangi,” urainya.
Usai dari Gemekan, Gus Afif melanjutkan kunjungan ke Bejijong, Trowulan. Desa yang dikenal sebagai Desa Wisata Majapahit serta pusat kerajinan cor kuningan ini menarik perhatian Gus Afif sebab dinilai mempunyai potensi ekonomi besar untuk terus dikembangkan.
Di lokasi tersebut, Gus Afif meninjau langsung destinasi wisata peninggalan Kerajaan Majapahit serta aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kerajinan cor kuningan.
“Di Bejijong tadi kami mengunjungi tempat destinasi wisata kerajaan Majapahit dan termasuk UMKM yang berkembang di Bejijong berupa cor Kuningan,” paparnya.
Menurutnya, kunjungan tersebut bertujuan untuk menghimpun berbagai masukan dari pemerintah desa dan masyarakat yang nantinya akan dibawa ke tingkat kementerian sebagai bahan penyusunan kebijakan pengembangan desa.
“Jadi kita menerima masukan dan informasi untuk nantinya kita bawah ke Kementrian, dimana salah satunya adalah pengembangan BUMDes Bejijong yang mengoptimalkan beberapa UKM seperti cor Kuningan agar bisa berkembang lebih maju dan bisa di kenal lagi. Yang selama ini memang menjadi tempat pemesanan cor Kuningan untuk cindera mata, sofenir, yang di pesan oleh pemerintahan baik Kabupaten maupun Provinsi dan kita akan lebih mengenalkan lagi ke daerah-daerah yang lain bahkan sampai manca negara,” tandas Gus Afif.
Ia menegaskan bahwa desa-desa yang memiliki produk unggulan maupun destinasi wisata harus terus didorong agar mampu berkembang menjadi desa industri yang mandiri dan berdaya saing.
“Kita dorong desa-desa dapat memiliki produk unggulan, mempunyai destinasi wisata dan juga pemasaran yang bagus itu kita dorong mereka menjadi desa industri atau desa yang kreterianya menuju desa industri untuk meningkat dan berkembang,” tutup Gus Afif.




