Kehadiran Kirana AI dan Laras AI dalam Transformasi Layanan Publik, Hadirkan Layanan Cerdas, Cepat, Interaktif, dan Terpercaya

SURABAYA, IDEAJATIM.ID – Dalam rangka mempercepat transformasi digital pelayanan publik, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur terus menghadirkan inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk menyuguhkan layanan yang lebih cepat, mudah, interaktif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan teknologi ini diwujudkan melalui KIRANA AI (Konsultasi Interaktif Perizinan Angkutan Jalan) dan LARAS AI (Layanan Ramah Transjatim). Kedua AI ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pelayanan transportasi yang modern dan adaptif.

KIRANA AI merupakan inovasi pelayanan konsultasi perizinan angkutan jalan berbasis AI yang terintegrasi dengan Platform Digital Signage. Inovasi ini memungkinkan masyarakat dan pelaku usaha transportasi memperoleh informasi perizinan secara mandiri tanpa harus bergantung pada petugas. Tidak hanya itu, KIRANA AI juga menyediakan informasi mengenai jenis perizinan, persyaratan dan prosedur pengajuan, alur pelayanan, estimasi waktu penyelesaian, tarif, masa berlaku, perpanjangan izin, serta panduan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemanfaatan AI melalui KIRANA AI juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi secara cepat dan konsisten. Masyarakat juga dapat berkonsultasi menggunakan bahasa yang lebih natural dan memperoleh jawaban secara langsung. Dengan demikian dapat mengurangi waktu tunggu, meminimalkan kesalahan dalam memahami persyaratan, serta meningkatkan kepastian informasi dalam proses pelayanan perizinan. Bagi Dinas Perhubungan, KIRANA AI juga mendukung efisiensi pelayanan dan mengoptimalkan peran petugas agar dapat lebih fokus pada proses yang membutuhkan verifikasi dan pengambilan keputusan.

Baca Juga:  Terminal On System (TOS): Digitalisasi Terminal untuk Mewujudkan Pengelolaan Transportasi yang Transparan, Efisien, dan Akuntabel di Jawa Timur

Sementara, LARAS AI (Layanan Ramah Transjatim) hadir sebagai inovasi pelayanan berbasis AI yang mendukung masyarakat dalam memperoleh informasi terkait layanan dan perjalanan armada Transjatim. Sebagai bagian dari pengembangan layanan digital Transjatim yang sebelumnya telah didukung oleh aplikasi Transjatim-AJAIB 2.0, kehadiran LARAS AI dirancang sebagai mitra digital interaktif yang mampu memberikan informasi secara cepat, responsif, dan mudah dipahami.

LARAS AI memiliki keunggulan berupa layanan yang dapat diakses 24 jam, memberikan respons dalam waktu singkat, serta menyediakan interaksi tanpa sentuhan melalui perintah suara. Dengan dukungan avatar manusia digital, layanan menjadi lebih interaktif, ramah, dan nyaman digunakan. Teknologi AI memungkinkan LARAS memahami pertanyaan pengguna dalam bahasa sehari-hari sehingga informasi dapat disampaikan lebih natural dan mudah dipahami.
“Kehadiran AI ini juga mendukung terciptanya informasi pelayanan yang konsisten bagi masyarakat. Pertanyaan rutin dapat ditangani secara otomatis, sementara petugas dapat lebih fokus pada pelayanan yang membutuhkan analisis dan penyelesaian secara langsung,” jelas Kepala Dishub Jawa Timur, Nyono.

Baca Juga:  Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian Di Bangunan Runtuh, Tingkatkan Kemampuan Dalam Operasi Urban SAR

Dengan demikian, pemanfaatan AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran petugas, tetapi menjadi pendukung pelayanan agar lebih efektif, responsif, dan berorientasi pada pengguna.

Integrasi inovasi KIRANA AI dan LARAS AI menunjukkan bahwa transformasi digital Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur tidak hanya berfokus pada digitalisasi administrasi, tetapi telah berkembang menuju pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pelayanan publik. KIRANA AI berfokus pada kemudahan konsultasi dan informasi perizinan angkutan jalan, sedangkan LARAS AI berfokus pada kemudahan informasi dan pengalaman perjalanan masyarakat pengguna Transjatim.

“Melalui kedua inovasi ini, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur terus membangun pelayanan publik yang cerdas, cepat, mudah diakses, interaktif, transparan, dan akuntabel. Pemanfaatan AI secara bertanggung jawab menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tambah Nyono.

Ke depan, pengembangan KIRANA AI dan LARAS AI diharapkan dapat terus diperluas dan diintegrasikan dengan berbagai layanan digital lainnya, sehingga terbentuk ekosistem pelayanan transportasi berbasis AI yang mampu memberikan pengalaman pelayanan yang semakin mudah, cepat, personal, dan terpercaya bagi masyarakat Jawa Timur. (Redaksi JatimKita)

Berita Terkini

Mereka yang Datang Sebelum Kota Terbangun

Kisah para penyapu jalan dan petugas kebersihan yang setiap...

BERANI PKB Jombang Sambut Hangat Muktamirin NU ke-35, Promosikan Wisata Wonosalam

JOMBANG, IDEAJATIM.ID - Badan Persatuan Antar Iman (BERANI) DPC...

5 Kuliner Malam Dekat Stasiun Pasuruan, Ada yang Legendaris dan Buka hingga Larut

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Bagi penumpang kereta yang tiba di...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img