MALANG, IdeaJatim.id – MI Almaarif 02 Singosari, Kabupaten Malang, memanfaatkan momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus mendorong transformasi digital madrasah.


Sebanyak 1.200 peserta mengikuti gerak jalan yang dirangkai dengan Deklarasi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan launching platform digital DIGIMIA02, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Peserta terdiri dari siswa, guru, serta warga madrasah yang mengikuti gerak jalan dengan iringan penampilan tim drumband Gita Swara Almasykuri MIA02.
Kepala MI Almaarif 02 Singosari, Muhammad Ishom, S.Pd., mengatakan rangkaian kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan HUT RI, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat karakter peserta didik.
Melalui Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, madrasah berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga membentuk akhlak dan karakter peserta didik.
KBC diarahkan untuk menanamkan berbagai nilai cinta, mulai dari cinta kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, hingga tanah air.
“Nilai-nilai kasih sayang dan kepedulian tersebut diharapkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di madrasah, termasuk dalam proses pembelajaran yang ramah anak,” ujar Ishom.
Selain deklarasi KBC, MI Almaarif 02 Singosari juga meluncurkan DIGIMIA02. Platform ini menjadi bagian dari upaya madrasah melakukan transformasi digital dalam pembelajaran dan pelayanan administrasi.
DIGIMIA02 dirancang sebagai ekosistem digital terpadu yang dapat dimanfaatkan warga madrasah. Di dalamnya tersedia berbagai materi pembelajaran interaktif yang mendukung proses belajar berbasis KBC.
Platform tersebut juga menyediakan layanan kesiswaan dan perizinan. Pengajuan izin siswa dapat dilakukan melalui sistem yang lebih modern dan terintegrasi.
Tidak kalah penting, DIGIMIA02 juga mendukung transparansi administrasi. Orang tua atau wali murid dapat memantau laporan pembayaran dan administrasi keuangan secara lebih mudah.
Menurut Ishom, pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan madrasah.
Peluncuran DIGIMIA02 diharapkan dapat membuat pelayanan kepada siswa dan orang tua semakin efektif, efisien, transparan, dan nyaman.
Rangkaian HUT RI ke-81, deklarasi KBC, dan launching DIGIMIA02 menjadi tiga momentum yang saling berkaitan. Semangat kemerdekaan diperkuat dengan pendidikan karakter berbasis cinta serta pemanfaatan teknologi dalam tata kelola madrasah.
“Ini merupakan komitmen kami untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik dan melek teknologi, tetapi juga memiliki akhlak serta karakter yang kuat,” (*)




