Targetkan Predikat WBK-WBBM 2026, Universitas Negeri Malang (UM) Perkuat Zona Integritas

IDEA JATIM, ​MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) tancap gas mentransformasi tata kelola kampus dengan menargetkan seluruh unit kerja meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2026.

​Komitmen besar ini ditegaskan dalam agenda Presentasi Laporan Progres Pembangunan Zona Integritas (ZI) yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Internal (BPI) UM di Aula Lantai 9 Graha Rektorat, Jumat (20/2).

​Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UM, Prof. Hariyono, M.Pd., beserta jajaran Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, hingga tim ZI dari seluruh fakultas dan Sekolah Pascasarjana. Dalam forum ini, setiap unit kerja memaparkan progres pembangunan ZI serta rencana aksi nyata menuju predikat WBK/WBBM.

​Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) menjadi salah satu unit yang menonjolkan penguatan komitmen melalui penandatanganan pakta integritas dan optimalisasi layanan digital berbasis sistem daring (online system). Selain itu, dilakukan pula pembaruan Standar Operasional Prosedur (SOP), penguatan pengawasan internal, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Kuliah Kebangsaan UM 2026: Cetak Pemimpin Inovatif Berbasis IPTEK di Era Disrupsi

​Sekretaris Tim Kerja ZI UM sekaligus Ketua Bidang Tata Kelola dan Manajemen Risiko BPI, Ence Surahman, Ph.D., menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas adalah bagian krusial dari transformasi tata kelola kampus yang transparan dan akuntabel.

​“Ini adalah pekerjaan bersama. Dengan penguatan kontrak kinerja, pelibatan SDM, dan budaya integritas yang konsisten, kami optimistis semakin banyak unit kerja yang siap diusulkan meraih WBK dan WBBM pada 2026 mendatang,” ujar Ence.

​Ence menjelaskan bahwa tahapan pembangunan ZI di lingkungan UM telah melalui berbagai proses, mulai dari pencanangan, pendampingan, penilaian internal, hingga persiapan pengusulan ke kementerian terkait. Tahun ini, sejumlah unit kerja ditargetkan mampu lolos evaluasi berjenjang sebelum resmi diusulkan memperoleh predikat prestisius tersebut.

​Selain penguatan sistem, UM juga gencar mengintensifkan kampanye pencegahan gratifikasi serta penguatan budaya kerja profesional bagi seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.

​Langkah strategis ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh. Melalui pembangunan Zona Integritas, UM memperkokoh posisinya sebagai perguruan tinggi dengan tata kelola yang bersih, transparan, dan dipercaya publik. (*)

Baca Juga:  Peringati Nuzulul Quran, UM Perkuat Nilai Integritas dan Nilai Qur’ani

Berita Terkini

Kota Batu Tancap Gas di O2SN Jatim, Sabet Medali di Cabor Renang Hari Pertama

IDEA JATIM, SURABAYA – Kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional...

Lupa Cabut Kunci Motor, Maling di Beji Batu Kepergok Warga dan Nyaris Diamuk Massa

IDEA JATIM, ​BATU – Apes benar nasib EW, warga...

Polres Batu Ringkus Dua Penadah Motor Curi, Satu Pelaku Utama Masih Buron

IDEA JATIM, ​BATU – Tim Unit Reaksi Cepat (URC)...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img