IDEA JATIM, BATU – Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu, mendadak berubah menjadi panggung keceriaan yang penuh warna pada Sabtu (15/8/2026). Ratusan bocah cilik dari 98 lembaga PAUD yang tergabung dalam IGTKI, IGRA, dan IGABA se-Kota Batu tumpah ruah unjuk gigi dalam ajang Karnaval Gebyar PAUD 2026.


Mengusung tema “Kemakmuran Indonesia Dimulai dari Generasi Hebat, Kreatif, dan Berkarakter”, parade ini sukses menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan energi yang super fun!
Menempuh rute sepanjang satu kilometer dari Balai Kota Batu hingga depan Gedung BCA, jalanan dipenuhi atraksi menggemaskan.
Anak-anak tampil percaya diri memamerkan aneka kostum unik mulai dari pakaian adat keragaman Nusantara, seragam profesi, hingga busana bertema pariwisata dan pertanian.
Tak sekadar pamer kostum, parade yang dibuka oleh suara merdu sinden cilik Monik dan tarian Sanggar Kendedes ini juga sarat pesan edukatif.
Banyak peserta mengampanyekan cinta lingkungan dengan menyulap barang bekas menjadi alat musik hingga menyuarakan aksi peduli satwa. Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian datang dari TK Dewi Sartika lewat tema “Gemuruh Gantangan, Semarak Kicau Mania”.

Mereka mengajak anak-anak mengenal jenis burung sekaligus menerbangkannya ke udara bersama sebagai simbol kebebasan dan pelestarian alam.
Antusiasme tinggi dari para peserta, pendidik, dan orang tua mendapat sambutan hangat di panggung kehormatan. Wali Kota Batu Nurochman bersama Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Batu, Siti Faujiah Nurochman, tak henti-hentinya tersenyum bangga. Keduanya bahkan turun langsung ke jalan untuk menyerahkan penghargaan kepada anak-anak atas partisipasi luar biasa mereka.
“Kegiatan seperti ini adalah wadah yang luar biasa agar anak-anak di usia emas bisa berkembang sesuai potensi yang mereka miliki. Momen ini melatih mereka untuk percaya diri dan berani tampil di depan umum sejak dini,” ungkap Siti Faujiah.
Karnaval PAUD Kota Batu 2026 berhasil membuktikan bahwa proses belajar tak melulu harus duduk manis di dalam kelas. Lewat ruang kreasi yang meriah dan hangat ini, anak-anak diajak merayakan kemerdekaan dengan bebas berekspresi, mengenal budaya, dan mencintai lingkungan sebuah pijakan awal yang manis dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter dan tangguh. (*)




