Gemuruh Laskar Dewantara Muda: Langkah Awal Ribuan Mahasiswa Baru UM Menembus Batas

IDEA JATIM, ​MALANG – “Pantang mundur, prestasi mendunia, di Tanah Cakrawala, kita berjaya!” Seruan lantang itu menggemuruh di Graha Cakrawala, Malang, mendandai lahirnya ribuan Laskar Dewantara Muda. Dalam helatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Malang (UM) 2026 yang berlangsung pada Senin–Selasa (10–11/8), ribuan mahasiswa baru resmi memulai perjalanan akademiknya dengan membakar semangat keberanian dan komitmen sosial.

​Identitas “Laskar Dewantara Muda” bukan sekadar julukan seremonial. Presiden BEM UM 2026, Maulana Nazil Al-Haq, menegaskan bahwa kata laskar melambangkan ketangguhan mahasiswa dalam mengarungi medan perjuangan di kampus tercinta.

Sementara nama Dewantara—merujuk pada Sang Bapak Pendidikan Nasional—menjadi pengingat abadi bahwa ilmu pengetahuan membawa tanggung jawab moral yang besar.
​“Tanggung jawab kita tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi bagaimana kita bisa memberikan manfaat dan arti melalui keilmuan bagi lingkungan sekitar,” tegas Nazil di hadapan ribuan peserta.

​Pesan mendalam ini langsung meresap ke sanubari para mahasiswa baru. Dimas Fahrozi dari Fakultas Sastra memandang identitas baru ini sebagai pelecut menyadarkan peran strategis mahasiswa sebagai penentu arah kemajuan bangsa. Nada serupa digaungkan Fiona dan Zizi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis; jika semula mereka membayangkan Laskar Dewantara Muda sekadar simbol semangat, kini mereka memaknainya sebagai dorongan untuk menjadi teladan dan menjaga konsistensi berprestasi hingga lulus nanti.

​Sementara itu, Sulaiman Rifa’i, mahasiswa baru Fakultas Psikologi, membedah filosofi tersebut secara utuh: laskar adalah energi untuk bergerak, Dewantara adalah nilai kebermanfaatan, dan muda adalah spirit tak padam untuk menginspirasi. Sulaiman bertekad memadukan prestasi akademik dan keaktifan organisasi agar kelak keilmuan psikologinya berdampak nyata bagi masyarakat.

​Semangat yang diusung UM ini selaras dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 4 tentang Pendidikan Bermutu. Pendidikan tinggi di UM ditargetkan tak hanya melahirkan kognitif yang tajam, tetapi juga mencetak karakter manusia yang utuh dan berdaya guna.
​Pada akhirnya, PKKMB UM 2026 bukan sekadar ritual penyambutan. Ia menjadi gerbang awal pementasan karakter: menanamkan nilai keberanian, memacu prestasi mendunia, dan mengakar kuat dalam kebermanfaatan bagi sesama sejak hari pertama memijakkan kaki di kampus perjuangan. (*)

Berita Terkini

Penantian Panjang BPPSDMP untuk Raih Juara ke II Tenis Lapangan

IDEA JATIM, JAKARTA – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang...

Siswa SMP Islam Sabilillah Malang Bawa Pulang Emas di SIMSO Bangkok 2026

IDEA JATIM, MALANG — Prestasi membanggakan di kancah internasional...

Sambut Mahasiswa Baru, FEB UM Tebar Peluang Internasional hingga Program Fast Track

IDEA JATIM, ​MALANG — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img