KOTA PASURUAN, IDEAJATIM.ID – Pemerintah Kota Pasuruan menargetkan seluruh siswa di Kota Pasuruan mendapat Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2026. Program tersebut diperkuat untuk mendeteksi masalah kesehatan anak sejak dini sekaligus menjadi dasar pemberian penanganan yang tepat.


Target tersebut disampaikan Wali Kota Pasuruan Dr. Adi Wibowo saat membuka Kick Off CKG Sekolah dan Pesantren Tahun 2026 di SMP Negeri 8 Kota Pasuruan, Kamis (13/8/2026).
Mas Adi, sapaan akrabnya, menyampaikan CKG tidak hanya bertujuan mencatat kondisi kesehatan siswa. Lebih dari itu, hasil pemeriksaan diharapkan menjadi dasar untuk mencegah berbagai penyakit sejak anak masih berada di bangku sekolah.
“Data ini bukan hanya angka, tetapi fakta yang menunjukkan bagaimana kondisi anak-anak kita,” ujarnya.

Pada pelaksanaan CKG 2025, dari 38.470 siswa sasaran, sebanyak 75,44 persen telah menjalani pemeriksaan. Sejumlah temuan menjadi perhatian, salah satunya rendahnya aktivitas fisik.
Tercatat 12.634 siswa memiliki aktivitas fisik yang kurang. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan di tengah tingginya penggunaan perangkat digital oleh anak.
“Di era digital saat ini, aktivitas fisik anak ternyata sangat terbatas. Ini menjadi tantangan kita bersama,” kata Mas Adi.
Selain aktivitas fisik, masalah kesehatan gigi juga cukup tinggi. Sebanyak 9.643 siswa ditemukan mengalami karies atau gigi berlubang.
“Kami mendorong sekolah meningkatkan kegiatan fisik sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini. Nantinya kami juga akan memetakan kebutuhan dan pemerataan guru olahraga di sekolah,” imbuhnya.
Mas Adi berharap seluruh pihak ikut mendukung pencapaian target tersebut. Menurutnya, keberhasilan CKG bukan hanya soal jumlah siswa yang diperiksa, tetapi bagaimana hasil pemeriksaan digunakan untuk menentukan tindak lanjut.
“Tugas kita memastikan anak-anak didik kita sehat, selain terus meningkatkan intelektualitas dan pendidikannya,” tegasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan Dr. Shierly Marlena menyampaikan, CKG dilakukan untuk menemukan faktor risiko dan masalah kesehatan anak sedini mungkin.
“Program p ini telah menyasar 38.687 siswa di 169 sekolah. Rinciannya, 21.561 siswa SD/MI, 10.357 siswa SMP/MTs, dan 6.769 siswa SMA/MA. Pemeriksaan berlangsung Agustus hingga September 2026 dengan target cakupan 100 persen,” ujar Dr. Shierly.
Tahun 2025, capaian CKG Kota Pasuruan berada di peringkat ketiga Jawa Timur. Tahun ini, Pemkot Pasuruan menargetkan hasil yang lebih baik.
Kick Off CKG 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota Pasuruan. Setelah itu, Mas Adi meninjau langsung proses pemeriksaan kesehatan siswa di SMP Negeri 8 Kota Pasuruan. (*)



