Papan Kerukunan & Pohon Persahabatan: Jurus Kreatif MIN 1 Kota Malang Kikis Bullying

Ideajatim.id, ​MALANG – Hari pertama masuk madrasah di MIN 1 Kota Malang tampil beda. Papan penuh komitmen dan pohon kertas berisi pesan empati menghiasi ruang kelas. Media kreatif ini bernama Papan Kerukunan & Pohon Persahabatan. ​Langkah ini menjadi benteng awal madrasah untuk mengikis habis perundungan (bullying). Baik secara verbal maupun non-verbal.

​Gerakan ini melibatkan seluruh siswa kelas 2 hingga kelas 6. Kegiatan diawali dengan menonton film edukasi tentang dampak buruk bullying. ​Setelah itu, para siswa menuliskan kalimat empati dan janji saling menjaga. Tulisan tersebut ditempelkan secara kolektif di papan dan pohon persahabatan masing-masing kelas.

​Kepala MIN 1 Kota Malang, Dra. Hj. Siti Aisah, S.Ag., M.Pd., menyebut langkah ini sangat krusial. Pasalnya, komposisi siswa di setiap kelas selalu diacak setiap tahun ajaran baru.
​”Sistem kelas diacak agar anak-anak cepat beradaptasi. Mereka belajar berteman dengan siapa saja. Papan dan Pohon Persahabatan ini jadi pengingat awal: menyakiti teman adalah hal melanggar. Kami ingin iklim belajar selalu rukun dan menyenangkan,” tegas Siti Aisah.

Baca Juga:  Angkat Konsep Madrasah Hijau, Booth MIN 1 Kota Malang Curi Perhatian Di Expo Madrasah Nasional 2025

​Inisiatif anti-perundungan ini sejalan dengan tema Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda): “Belajar dengan Cinta, Tumbuh Menjadi Anak Hebat.” Pendekatan penuh kasih sayang ini disiapkan agar siswa—terutama siswa baru kelas 1—merasa aman, nyaman, dan bebas dari rasa takut.

​Waka Humas MIN 1 Kota Malang, Mutik Atul Khoiriyah, S.Pd., menjelaskan bahwa program ini dirancang interaktif dan spesifik sesuai dengan tingkatan perkembangan siswa di tiap jenjang.
​”Papan Kerukunan dan Pohon Persahabatan ini adalah media kreatif kami untuk memupuk komitmen siswa. Kami ingin mereka giat belajar sekaligus saling mendukung sejak hari pertama sekolah. Setiap jenjang kelas memiliki tema dan fokus kegiatan yang berbeda,” ujar Mutik.

​Berikut perincian fokus kegiatan di tiap jenjang kelas:

​Kelas 2: Fokus pada pembinaan akhlak dan pembiasaan karakter. Siswa diajarkan budaya Salam 1 Hati serta 3S (Salam, Senyum, Sapa) dan adab terhadap guru maupun teman.

​Kelas 3: Dikenalkan dengan Tepuk Panca Cinta. Siswa diajak memahami lima bentuk cinta: kepada Allah & Rasul-Nya, ilmu, alam lingkungan, diri sendiri & sesama, serta tanah air.

Baca Juga:  Peresmian Gedung Baru, Meriahkan HUT ke-47 MIN 1 Kota Malang

​Kelas 4: Siswa menuliskan sikap menjaga kerukunan pada sticky note untuk ditempel di Papan Kerukunan, serta menuliskan apresiasi dan doa terbaik untuk teman di Pohon Persahabatan.

​Kelas 5: Siswa menuliskan Target Belajar & Komitmen Diri yang disimpan di kelas sebagai pedoman harian. Suasana kelas baru dicairkan lewat permainan interaktif mencari pasangan teman.

​Kelas 6: Sebagai jenjang tertinggi, siswa memetakan dan menuliskan target besar yang ingin mereka capai sebelum lulus dari MIN 1 Kota Malang.

​Melalui pendekatan yang menyenangkan ini, MIN 1 Kota Malang tidak hanya menutup celah aksi bullying, tetapi juga menanamkan fondasi karakter dan rasa persahabatan yang kuat sejak dini. (*)

Berita Terkini

Kecelakaan Tol Pandaan-Malang: Mikrobus Hantam Truk, 3 Penumpang Tewas dan 5 Luka-Luka

‎IDEAJATIM.ID, MALANG - Sebanyak tiga orang dilaporkan meninggal dunia...

Timnas Putri Indonesia Kembali Juara AFF Women’s Cup 2026 Setelah Libas Laos 5-0

IDEAJATIM.ID - Timnas putri Indonesia kembali menjuarai AFF Women's...

Universitas (UK) Cipta Wacana dan LLDIKTI Wilayah VII, Bersinergi Perkuat Tata Kelola Layanan Dosen

IDEAJATIM.ID - MALANG — Sebanyak 60 peserta dari berbagai...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img