IDEA JATIM, BATU – Sistem pernapasan merupakan salah satu bagian penting dalam tubuh manusia yang bekerja tanpa henti untuk menunjang kehidupan. Setiap tarikan dan hembusan
nafas melibatkan kerja berbagai organ yang saling terhubung, mulai dari hidung hingga paru-paru.
Di Museum Tubuh Kota Batu, pengunjung dapat mengenal cara kerja sistem tersebut melalui Zona Paru-Paru, sebuah area edukasi yang menghadirkan replika organ berukuran besar, media pembelajaran interaktif, serta visual yang membantu memahami pentingnya menjaga kesehatan sistem pernapasan.
Sebagai salah satu destinasi wisata edukasi unggulan di Kota Batu yang berada di bawah
naungan Jatim Park Group, Museum Tubuh menghadirkan pengalaman belajar yang
memadukan ilmu pengetahuan dengan rekreasi.

Melalui berbagai zona interaktif, pengunjung diajak mengenal anatomi tubuh manusia dengan cara yang lebih menarik, mudah dipahami, dan dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.
Memasuki Zona Paru-Paru, perhatian pengunjung akan langsung tertuju pada replika organ
paru-paru berukuran besar yang menampilkan perbedaan kondisi antara paru-paru sehat dan paru-paru yang mengalami kerusakan akibat kebiasaan merokok.
Perbandingan visual tersebut memberikan gambaran nyata mengenai dampak rokok terhadap kesehatan organ pernapasan sehingga materi yang disampaikan terasa lebih relevan dan mudah dipahami oleh anak-anak maupun orang dewasa. Tidak hanya itu, replika paru-paru juga dilengkapi dengan struktur tulang rusuk yang memperlihatkan fungsi tulang iga sebagai pelindung organ-organ vital di dalam rongga dada, termasuk paru-paru dan jantung.
Penyajian anatomi secara visual membantu pengunjung memahami bagaimana setiap bagian tubuh saling bekerja sama untuk menjaga fungsi sistem pernapasan.
Pengalaman belajar semakin lengkap melalui layar edukasi interaktif (touchscreen) yang tersedia di dalam zona.
Melalui media digital tersebut, pengunjung dapat mengenal struktur dan bagian-bagian paru-paru, mempelajari mekanisme proses pernapasan serta pertukaran oksigen dan karbon dioksida di dalam tubuh, hingga memahami berbagai gangguan pada sistem pernapasan seperti asma, bronkitis, pneumonia, serta dampak kebiasaan merokok terhadap kesehatan paru-paru.

Penyajian materi yang sederhana dan interaktif membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan sekaligus mudah dipahami oleh pengunjung dari berbagai kelompok usia.
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya Museum Tubuh dalam menghadirkan wisata edukasi
yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
dr. Novita Megawati, S.Ked.,M.M, Asisten Manager Jawa Timur Park 1 dan Museum Tubuh mengatakan bahwa setiap zona dirancang agar pengunjung tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memahami pentingnya menerapkan pola hidup sehat melalui pengalaman belajar secara langsung.
“Museum Tubuh kami hadirkan sebagai ruang belajar yang dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.
Melalui Zona Paru-Paru, kami ingin mengajak pengunjung memahami bagaimana sistem pernapasan
bekerja sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan paru-paru sejak dini.
Dengan menghadirkan replika organ berukuran besar, media edukasi interaktif, dan visual yang mudah
dipahami, kami berharap setiap kunjungan tidak hanya menjadi pengalaman rekreasi, tetapi juga memberikan wawasan yang bermanfaat. Karena itu, Museum Tubuh dapat menjadi pilihan destinasi wisata edukasi yang dikunjungi kapan saja, baik bersama keluarga maupun dalam kegiatan study tour,” ujarnya.
Perpaduan antara replika organ berukuran besar, visual edukatif, dan teknologi pembelajaran interaktif menjadikan Zona Paru-Paru sebagai salah satu area favorit di Museum Tubuh. Tidak hanya
memperkenalkan anatomi dan fungsi sistem pernapasan, zona ini juga mengajak pengunjung
untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan paru-paru sebagai bagian dari gaya hidup
sehat sejak dini.
Tidak hanya menjadi tujuan favorit rombongan study tour, Museum Tubuh juga menjadi pilihan wisata keluarga yang ingin mengisi waktu liburan dengan aktivitas yang memberikan nilai edukasi. Berbagai wahana yang tersedia dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, sehingga setiap kunjungan tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperkaya wawasan mengenai tubuh manusia.
“Melalui Museum Tubuh dan berbagai destinasi edukasi lainnya, Jatim Park Group terus berkomitmen menghadirkan wisata yang memadukan rekreasi dengan pembelajaran. Setiap kunjungan diharapkan tidak hanya menghadirkan keseruan selama berlibur, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi seluruh anggota keluarga,” urainya.
Informasi tiket dan promo terbaru dapat diakses melalui website resmi jtp.id serta Instagram
dan TikTok @museumtubuh @jawatimurpark.
(*)




