Lulusan Polinema Berdaya Saing : Siap Hadapi Dinamika Industri

IDEA JATIM, ​MALANG – Politeknik Negeri Malang (Polinema) terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi vokasi unggulan yang mencetak lulusan berdaya saing tinggi dan siap kerja. Pada gelaran Wisuda Periode ke-73 di Graha Polinema, Sabtu (29/8/2026), Direktur Polinema, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T., menegaskan komitmen kampus dalam menjaga relevansi kompetensi lulusan dengan tuntutan dunia kerja dan dunia industri.

​Berdasarkan data tracer study terbaru, tingkat serapan alumni Polinema tercatat berada pada angka yang memuaskan, yakni mencapai 85 persen. Capaian tersebut mencakup para alumni yang telah terserap di berbagai industri, membangun usaha secara mandiri, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

​Guna menjaga kualitas lulusan di tengah pesatnya perkembangan zaman, Polinema menerapkan strategi pembaruan kurikulum dan metode pembelajaran secara berkelanjutan. Evaluasi skala minor dilakukan setiap tahun, disusul peninjauan kurikulum secara komprehensif setiap empat hingga lima tahun sekali.

​”Dunia usaha dan dunia industri itu dinamis dan terus berubah. Yang penting buat kita adalah secara kontinu kita harus meng-update apa yang ada di kampus ini agar bisa tetap terus relevan dengan apa yang ada di dunia kerja,” ujar Supriatna saat ditemui di sela acara wisuda.

Baca Juga:  Wujudkan DIKTI SAINTEK Berdampak, UPZIS Polinema Salurkan 122 Paket Zakat Fitrah dan Santunan Yatim Piatu

​Supriatna menjelaskan bahwa penguatan kompetensi tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis (hard skills), melainkan juga pada integrasi keterampilan abad ke-21. Polinema secara konsisten menekankan pembentukan karakter, kemampuan komunikasi, kolaborasi, hingga pemahaman teknologi terbaru.

​”Pembelajaran dan sebagainya kita adaptasikan dengan tuntutan era teknologi terbaru, termasuk kompetensi abad 21 misalnya terkait juga nanti dengan pembentukan soft skill, termasuk karakter yang mau kita hasilkan secara spesifik untuk khasnya Polinema,” tutur Supriatna menambahkan.

​Selain mencetak tenaga kerja profesional, Polinema secara sistematis membangun ekosistem kewirausahaan dari tingkat mahasiswa baru. Kampus mewajibkan mata kuliah kewirausahaan minimal 2 SKS di seluruh program studi, mendampingi mahasiswa melalui UKM Usaha Mahasiswa (USMA), serta memberikan hibah modal awal berkisar Rp10 juta hingga Rp25 juta per proposal bisnis yang lolos seleksi inkubator.

​”Untuk alokasi kegiatan wirausaha ini, mungkin totalnya sekitar Rp600 juta sudah kita siapkan alokasi porsinya,” ungkap Supriatna. Produk inovasi karya mahasiswa tersebut nantinya diserap melalui pameran ekspo hingga dimanfaatkan langsung oleh kampus sebagai merchandise resmi.

Baca Juga:  Halal Bihalal Polinema 1447 H: Perkuat Sinergi dan Kebersamaan Menuju Kampus Berdampak

​Untuk mempercepat masa tunggu kerja para lulusan, Polinema mengagendakan bursa kerja (Job Fair) minimal empat kali dalam setahun pada tahun 2026, yang dijadwalkan kembali bergulir pada September mendatang. Di samping itu, kampus tetap membuka jalur rekrutmen langsung secara berkala dengan berbagai perusahaan mitra untuk menyerap potensi alumni secara optimal. (*)

Berita Terkini

Wisuda ke-73 Polinema, 359 Lulusan Raih Predikat Cumlaude

IDEA JATIM, MALANG – Politeknik Negeri Malang (Polinema) kembali...

Gebrakan Universitas Waskita Dharma: Cetak Lulusan Double Degree, Kompetensi Unggul

IDEA JATIM, MALANG — Suasana bahagia dan haru menyelimuti...

Harlah ke-39, TK Almaarif 01 Singosari Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua

IDEAJATIM.ID, MALANG – Bukan sekadar merayakan pertambahan usia, TK...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img