IDEAJATIM, MALANG – Upaya mempertemukan lulusan perguruan tinggi dengan dunia kerja terus dilakukan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (FH UMM). Salah satunya melalui Workshop & Legal Career Expo yang digelar di Dome UMM, Kamis (27/8). Puluhan industri dari berbagai sektor, membuka beragam jenis lowongan kerja selama dua hari.
Dekan FH UMM Prof. Dr. Tongat, S.H., M.Hum. mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi wadah perusahaan mencari tenaga kerja. Lebih dari itu, Legal Career Expo menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
“Jadi ini bukan hanya sekadar menghadirkan dunia industri ke kampus. Yang lebih penting adalah membangun kolaborasi dan kerja sama antara dunia kampus dengan dunia usaha dan dunia industri,” ujar Tongat.
Menurut dia, masukan dari kalangan industri menjadi bahan evaluasi bagi perguruan tinggi dalam menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja. Dengan begitu, lulusan diharapkan tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk mendapatkan pekerjaan pertama setelah menyelesaikan pendidikan.
“Dengan kerja sama dan kolaborasi kampus dengan DUDI, harapan kami waktu tunggu lulusan mendapatkan pekerjaan pertamanya tidak lama. Kami berharap teman-teman setelah lulus bisa langsung diserap oleh dunia usaha dan industri,” katanya.

Tongat menyebut, rata-rata masa tunggu lulusan FH UMM untuk mendapatkan pekerjaan pertama saat ini berada di kisaran enam bulan. Kolaborasi dengan industri diharapkan dapat memangkas masa tunggu tersebut sekaligus meningkatkan relevansi kompetensi lulusan.
Ketua Panitia Legal Career Expo Dwi Ratna Indri Hapsari, S.H., M.H. mengatakan, kegiatan selama dua hari tersebut dikemas dengan konsep workshop dan bursa kerja. Khusus bursa kerja, kegiatan diarahkan untuk mempertemukan pencari kerja secara langsung dengan perusahaan mitra yang membutuhkan tenaga baru.
“Legal Career Expo ini secara khusus menjembatani anak-anak kami yang sudah lulus sebagai sarjana hukum agar bisa lebih dekat dengan dunia usaha dan industri. Mereka bisa langsung apply ke perusahaan yang menjadi mitra kami,” jelas Dwi.
Meski digagas FH UMM, bursa kerja tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi lulusan sarjana hukum. Masyarakat umum dari berbagai jenjang pendidikan juga dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari pekerjaan.
“Ada 28 perusahaan mitra berskala nasional yang ikut berpartisipasi. Sektornya beragam, mulai perbankan, makanan, hingga lembaga negara dan hukum. Jadi tidak hanya untuk sarjana hukum, lulusan SMA dan SMK juga memiliki peluang di sini,” terang Dwi yang juga Direktur Pusat Pendampingan Karir Mahasiswa FH UMM.
Salah satu perusahaan yang ikut ambil bagian, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk., turut menyambut positif kegiatan tersebut. Head of Industrial Relations-Corporate HR PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Jefri Hari Akbar, S.H., M.H. mengatakan, kehadiran perusahaan secara langsung memberikan kesempatan bagi pencari kerja untuk mengenal kebutuhan industri.
“Peluang kerja yang dibuka juga beragam, mulai dari tingkat vokasi hingga S1, bahkan ada kesempatan ekspansi kerja ke kawasan ASEAN,” ungkap Jefri.(*)





