IDEA JATIM, MALANG – Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sabilillah Malang kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan berkualitas dengan catatan prestasi luar biasa dari para lulusannya tahun ini. Sabtu (13/6), Sekolah Sabilillah menggelar Pelepasan Lulusan Tahun Pelajaran 2025-2026, di Graha Cakrawala UM. Sebanyak 553 siswa dari berbagai jenjang pendidikan—mulai dari TK Islam hingga SMA—bersiap melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dan modal kompetensi yang sangat membanggakan.
Kepala Bagian Kurikulum LPI Sabilillah Malang, Fatimatus Syifa’, S.Pd., M.Pd, merincikan bahwa total lulusan tahun ini terdiri atas 76 siswa TK Islam Sabilillah Malang 1, 29 siswa TK Islam Sabilillah Malang 2, 138 siswa SD Islam Sabilillah Malang 1, 190 siswa SMP Islam Sabilillah Malang, dan 120 siswa SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren.
Di ranah akademik, Sekolah Sabilillah mencetak pencapaian yang luar biasa. Pada jenjang SD, seorang siswa berhasil meraih nilai sempurna (100) untuk dua mata pelajaran dalam asesmen Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Tak kalah mengagumkan, dalam ajang bergengsi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), SMP Islam Sabilillah sukses meraih peringkat pertama di tingkat nasional untuk kategori SIMTEK (Sistem Informasi Manajemen Talenta Pendidikan). Sementara itu, jenjang SD Islam Sabilillah 1 berhasil menduduki peringkat ketiga nasional dalam ajang yang sama. Pencapaian ini sekaligus menegaskan daya saing tinggi Sekolah Sabilillah di antara sekolah negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.
Keberhasilan luar biasa juga ditunjukkan oleh lulusan SMA Islam Sabilillah Malang. Hingga saat ini, puluhan siswa dipastikan telah mengamankan kursi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit dan sekolah kedinasan. Para siswa masuk PTN melalui jalur SNBP (prestasi) dan siswa berhasil menembus jalur UTBK-SNBT.
Hebatnya lagi, empat siswa dinyatakan diterima di universitas luar negeri, satu siswa masuk ke sekolah kedinasan, dan dua siswa sukses menembus kelas internasional melalui program IUP (International Undergraduate Program).
Salah satu kunci utama di balik kesuksesan para lulusan Sekolah Sabilillah adalah kuatnya pembinaan bahasa asing. Menggunakan standar ujian internasional seperti International Test Program (ITP), kemampuan bahasa asing siswa Sabilillah terbukti sangat menggembirakan.
Pada tes bahasa Inggris, delapan siswa SD berhasil meraih skor sempurna pada TOEFL Primary Step 2, dan dua siswa SMP mengantongi skor sempurna pada TOEFL Junior. Di jenjang SMA, dua siswa mencatatkan skor fantastis pada TOEFL ITP dengan standar CEFR C1, masing-masing meraih nilai 660 dan 633.
Tidak hanya bahasa Inggris, kemampuan bahasa Arab (TOAFL) siswa juga sangat masif. Dua siswa SD, satu siswa SMP, dan enam siswa SMA sukses meraih nilai sempurna dalam ujian TOAFL.
Keunggulan ini merupakan buah dari komitmen SMA Islam Sabilillah yang sejak lima tahun terakhir konsisten menerapkan program lima bahasa asing, yaitu Bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Jepang, dan Jerman. Di sekolah ini, bahasa Inggris dan Arab bersifat wajib, sementara tiga bahasa lainnya menjadi program pilihan.
”Sistemnya, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris itu wajib bagi semua siswa. Ditambah lagi dengan adanya program bahasa pilihan. Jadi, minimal satu anak itu menguasai dua bahasa asing, bahkan ada yang menguasai hingga tiga bahasa,” jelas Syifa. Ia juga menambahkan bahwa kualifikasi bahasa pilihan seperti Mandarin juga terus meningkat hingga mencapai standar HSK 2 tahun ini.
Kemampuan linguistik para siswa tidak hanya teruji di atas kertas. Melalui program International Exposure yang rutin diikuti oleh jenjang SD, SMP, hingga SMA, siswa-siswi Sabilillah terbukti memiliki keberanian tinggi untuk berbicara dan berinteraksi langsung di kancah internasional.
”Melalui program international exposure tersebut, kelihatan sekali bagaimana kemampuan bahasa anak-anak kita berkembang. Mereka tidak hanya jago di kandang sendiri, tetapi di luar negeri pun mereka berani tampil dan berbicara (speak up),” ungkap Syifa.
Ia menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing ini bukan sekadar pelengkap akademis semata. “Kemampuan multilingual ini memang merupakan salah satu dimensi kompetensi penting yang harus dikuasai dan dibawa oleh setiap lulusan Sekolah Sabilillah untuk masa depan mereka,” tuturnya.
Kepala Bagian Kesiswaan LPI Sabilillah Malang, Luqman, S.Pd., M.Pd., menyampaikan, Sekolah Sabilillah sukses memboyong total 3.964 prestasi dari tingkat regional hingga internasional. Angka fantastis ini menandai lonjakan tajam sebesar 164% dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Capaian masif ini menempatkan sekolah-sekolah di bawah naungan LPI Sabilillah di jajaran top nasional. Berdasarkan penilaian Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, SMP Islam Sabilillah Malang resmi dinobatkan sebagai peraih nomor satu sekolah paling berprestasi di Indonesia.
Sementara itu, SD Islam Sabilillah Malang 1 sukses menembus posisi tiga besar nasional. Di tingkat menengah atas, SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School juga kokoh bersaing di posisi 100 besar sekolah paling berprestasi se-Indonesia.
Luqman menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan proses instan. Semua ini lahir dari sinergi kokoh yang terjaga di lingkungan sekolah.
”Ini adalah buah dari jejak doa yang kuat, perjuangan, serta kolaborasi yang sangat erat antara sekolah, orang tua, dan tentunya para siswa,” ujar Luqman dalam laporan akademiknya.
Pada tahun ajaran ini, LPI Sabilillah Malang resmi melepas 553 lulusan. Mereka kini bersiap melangkah menjadi generasi baru yang agamis, Qur’ani, menguasai sains, dan siap memimpin peradaban dunia. (*)




