PR GP Ansor Wotanmas Jedong Ngoro Mojokerto Dilantik, Fokus Perkuat Aswaja-Digitalisasi Organisasi

MOJOKERTO, IDEAJATIM.ID– Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Wotanmas Jedong, Ngoro, Kabupaten Mojokerto masa khidmat 2026–2028 resmi dilantik. Kepengurusan baru menegaskan komitmennya untuk memperkuat nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah sekaligus mendorong transformasi digital sebagai strategi membangun organisasi yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Komitmen ini disampaikan oleh Ketua PR GP Ansor Wotanmas Jedong, Mochammad Nur Ramadhani, dalam sambutannya usai prosesi pelantikan. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Gedung NU Desa Wotanmasjedong, Ngoro, Minggu (12/07/2026) malam.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh Ketua MWCNU Ngoro, perwakilan PC Ansor Mojokerto, Ketua beserta Rois Syuriah PRNU Wotanmasjedong, Fatayat, Muslimat, hingga IPNU-IPPNU Wotanmas Jedong serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ketua PR GP Ansor yang akrab disapa Dhani itu menegaskan, amanah kepengurusan bukan sekadar kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk membawa organisasi semakin maju tanpa meninggalkan jati diri sebagai kader Nahdlatul Ulama.

Menurutnya, kepengurusan masa khidmat periode 2026–2028 mengusung visi ‘Mewujudkan Gerakan Pemuda Ansor yang kokoh dalam Aswaja An-Nahdliyah, unggul dalam kapasitas kader, adaptif terhadap transformasi digital, serta tertib dalam tata kelola organisasi.’

Dhani menjelaskan, penguatan Aswaja An-Nahdliyah menjadi fondasi utama dalam membentuk kader yang memiliki pemahaman kuat terhadap aqidah, fikrah, dan harakah Nahdlatul Ulama. Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial, menurutnya, Ansor harus tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Islam moderat, toleran, dan rahmatan lil ‘alamin.

Selain memperkuat ideologi kader, kepengurusan baru juga akan mengakselerasi digitalisasi organisasi melalui pemanfaatan teknologi untuk mendukung administrasi, pendataan anggota, kaderisasi, pelayanan organisasi, serta penyebaran informasi dan dakwah.

“Sudah saatnya organisasi memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah, kaderisasi, pelayanan anggota, administrasi, dan penyebaran informasi. Hari ini dakwah tidak hanya dilakukan di mimbar, tetapi juga melalui ruang-ruang digital,” ujar Dhani dihadapan undangan yang hadir

Ia menambahkan, transformasi digital harus berjalan beriringan dengan penguatan tata kelola organisasi dan peningkatan kapasitas kader sehingga GP Ansor mampu menjadi organisasi kepemudaan yang profesional, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Di akhir sambutannya, Dhani mengajak seluruh jajaran pengurus menjadikan pelantikan sebagai awal pengabdian untuk menghadirkan organisasi yang semakin bermanfaat bagi masyarakat melalui kerja nyata, kolaborasi, dan semangat khidmah.

“Mari kita buktikan bahwa Ansor bukan hanya dikenal karena seremoninya, tetapi juga karena karya, pelayanan, dan kebermanfaatannya,” pungkasnya.

Berita Terkini

1.215 Siswa Baru Almaarif Singosari Ikuti MPLS dan MATAMUDA, Gus Anas Tekankan Sekolah Ramah Anak

Ideajatim.id, Malang – Sebanyak 1.215 peserta didik baru dari...

Debut Manis di Hong Kong, Mahasiswa HI FISIP UB Raih Penghargaan Best Position Paper di HKBUMUN 2026

​Ideajatim.id, Malang – Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Fakultas...

Antara Air Mata dan Kebanggaan, Suasana Haru Mewarnai Kedatangan Siswa Baru Al Hikmah IIBS Batu TA 2026/2027

IDEA JATIM, BATU – Suasana penuh emosi mewarnai gerbang...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img