MOJOKERTO, IDEAJATIM.ID – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Mojokerto melangsungkan silaturrahmi dan ta’arruf kepengurusan pada Rabu (08/07/2026). Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya masa kepengurusan baru periode 2026-2031.
Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Ayni Zuroh menyampaikan kembali agenda konsolidasi menyambut Pemilu 2029 mendatang. Salah satunya dengan mempersiapkan penataan struktur kepengurusan hingga kecamatan dan desa atau kelurahan.
“Kami targetkan akhir tahun ini sudah terselenggara Musyawarah Anak Cabang untuk menata kepengurusan tingkat kecamatan dan Musyawarah Ranting untuk menata kepengurusan tingkat desa atau kelurahan, “ ujarnya melalui keterangan resmi, Sabtu (12/07/2026).
Komposisi pengurus baru DPC PKB Kabupaten Mojokerto merupakan perpaduan antara figur dengan pengalaman politik yang matang, memahami persoalan lapangan serta aktivis dari kalangan santri. Penyegaran juga tampak dari susunan pengurus baru tersebut dengan masuknya beberapa kalangan muda dari milenial dan Gen-Z termasuk afirmasi minimal 30% pengurus perempuan sesuai dengan undang-undang.
“Mohon doanya, ini kombinasi yang luar biasa. Saya sebagai ketua didampingi oleh Mas Supriyanto sebagai sekretaris. Beliau saat ini anggota Komisi-1 DPRD Kabupaten Mojokerto. Sedangkan Mas Khoiron sebagai bendahara adalah figur yang cukup lama di DPC PKB Kabupaten Mojokerto. Untuk jajaran mustasyar, kita tetap mempertahankan KH. Masrihan Asy’ari dan di dewan syuro tetap dipegang oleh duet KH. Mubayyin Syafi’i dengan sekretaris KH. Ubed Zuhri. Tidak kalah penting kepengurusan ini diisi oleh kalangan muda dari milenial dan Gen-Z termasuk di antaranya 37% pengurus perempuan melampaui ketentuan undang-undang,” tambah Ayni.
Kick off yang dipimpin oleh Hj. Siti Mukiyarti, M.Ag sebagai perwakilan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Jawa Timur tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pengurus dan perwakilan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) se-kabupaten Mojokerto.
Dalam arahannya, Mukiyarti menegaskan target agar PKB mempertahankan kemenangan di kabupaten Mojokerto, bukan hanya pada pemilu legislatif namun juga menyiapkan kader PKB untuk menjadi pimpinan di eksekutif.
“Pada Pemilu 2029, kita harus mempertahankan palu sidang pimpinan DPRD Kabupaten Mojokerto tetap dipegang oleh PKB. Bukan hanya itu, kita juga harus menyiapkan kader PKB untuk menjadi pimpinan di eksekutif, “ tegas anggota FPKB DPRD provinsi Jawa Timur ini.
Kegiatan kick off kepengurusan baru PKB kabupaten Mojokerto diisi juga dengan penandatanganan berita acara serah terima aset dari pengurus lama ke pengurus baru periode 2026-2031 serta ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Masrihan Asy’ari.(*)



