Studi Tiru Penuh Inspirasi, MTs Darul Falah Tulungagung Belajar Inovasi ke MTs Almaarif 01 Singosari

IDEAJATIM.ID, MALANG – Upaya meningkatkan mutu pendidikan terus dilakukan melalui kolaborasi. Salah satunya ditunjukkan MTs Darul Falah, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, yang menggelar benchmarking study ke MTs Almaarif 01 Singosari, Selasa (5/5/2026).

Studi Tiru Penuh Inspirasi, MTs Darul Falah Tulungagung Belajar Inovasi ke MTs Almaarif 01 Singosari 1
Studi Tiru Penuh Inspirasi, MTs Darul Falah Tulungagung Belajar Inovasi ke MTs Almaarif 01 Singosari 2
Studi Tiru Penuh Inspirasi, MTs Darul Falah Tulungagung Belajar Inovasi ke MTs Almaarif 01 Singosari 3

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi ruang belajar bersama untuk menggali praktik terbaik dalam pengelolaan madrasah yang adaptif dan inovatif. Rombongan disambut hangat oleh jajaran Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, kepala madrasah, guru, hingga tenaga kependidikan dalam suasana akrab dan terbuka.
Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH Anas Noor Salim, S.H., M.H menegaskan bahwa studi tiru memiliki makna lebih dari sekadar kunjungan.
“Ini adalah ruang refleksi dan transformasi bersama untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” ujarnya.
Dalam sesi pemaparan, Kepala MTs Almaarif 01 Singosari, Dwi Retno Palupi, M.Pd membeberkan sejumlah program unggulan. Mulai dari madrasah ramah anak dengan pendekatan disiplin positif, madrasah riset, hingga penguatan multilingual dan program adiwiyata.

Tak hanya itu, pengelolaan kelas berbasis minat dan bakat siswa serta penerapan kurikulum terkini juga menjadi perhatian utama dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Peserta benchmarking juga diajak melihat langsung implementasi program tersebut. Mulai dari lingkungan belajar, fasilitas, hingga budaya sekolah yang telah berjalan secara konsisten.

Baca Juga:  Hebat, Empat Siswa MA Almaarif Singosari Berprestasi di Ma’arif Day 2025

Kepala MTs Darul Falah, Muhtar Lutfi, S.Pdi mengaku mendapatkan banyak inspirasi dari kunjungan ini. Ia menilai keterbukaan MTs Almaarif 01 Singosari menjadi nilai penting dalam pengembangan bersama.

“Kami mendapatkan banyak wawasan baru, terutama terkait madrasah ramah anak dan inovasi pembelajaran. Ini akan kami adaptasi di madrasah kami,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif yang berlangsung dinamis, serta penyerahan cinderamata sebagai simbol penguatan kemitraan.

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada studi tiru semata, tetapi berkembang menjadi kerja sama konkret demi menciptakan pendidikan madrasah yang semakin berkualitas dan berdaya saing. (*)

Berita Terkini

Mini Art Malang #7 Hadirkan 220 Seniman, “AKAR” Jadi Ruang Menelusuri Identitas dan Asal-usul Budaya

IDEA JATIM, MALANG – Sebanyak 220 seniman dari berbagai...

Bakar Semangat Kader Muda, H. Sugeng: Ber-NU Itu Jalur Resmi Ikut Berjuang Bersama Ulama

Ideajatim.id, MALANG – Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan...

HM. Yahya Sugeng Winarto, Hari Ini Bekali Kader Muda IPNU Sukun Materi Ke-NU-an di Ajang Makesta

Ideajatim.id, ​MALANG – Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Kota...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img