IDEA JATIM, MALANG — Gelora semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terpancar jelas di lantai 4 Malang Town Square (Matos), Jumat (28/08/2026). Ratusan pasang mata disuguhkan aksi menggemaskan sekaligus membanggakan dari para siswa KB-TK Mardi Wiyata Malang dalam ajang panggung seni bertajuk Color of Nusantara.
Suasana riuh berbalut keceriaan langsung membuncah saat Kepala KB-TK Mardi Wiyata Malang, Fr. M. Chrisostomus, BHK, S.Pd atau yang akrab disapa Frater Tommy, naik ke atas panggung untuk memberikan sambutannya. Ia membuka acara dengan mengajak seluruh tamu undangan, orang tua, hingga para pengunjung mal untuk menguraikan rasa syukur atas nikmat kesehatan dan kebersamaan.
”Di kesempatan pertama, kita patut mengucap syukur kepada Tuhan karena atas berkat-Nya hari ini kita diperkenankan berkumpul kembali. Harapannya, semoga kita semua tetap sehat dan dilindungi sampai selama-lamanya,” puji Frater Tommy diiringi tepuk tangan meriah dari hadirin.
Frater Tommy menjelaskan bahwa panggung kreasi di Matos ini merupakan puncak dari rangkaian perayaan HUT ke-81 RI yang digelar oleh KB-TK Mardi Wiyata. Sebelumnya, para siswa telah memeriahkan peringatan kemerdekaan melalui berbagai lomba seru dan jalan sehat yang dihelat menjelang 17 Agustus.
Melalui tema Pentas Kemerdekaan, Frater Tommy menegaskan pentingnya menanamkan pemahaman sejak dini bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini adalah warisan amat berharga dari perjuangan para pahlawan bangsa.
”Tugas kami sebagai guru dan pendamping adalah berusaha agar anak-anak mendapatkan ilmu pengetahuan yang cukup, memiliki fondasi karakter yang kuat, hidup luhur dan mulia, serta mencintai budaya Indonesia,” tegasnya. Menurutnya, pemupukan karakter dan cinta tanah air inilah yang akan membawa anak-anak menjadi generasi masa depan yang berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Apresiasi tinggi juga disampaikan kepada jajaran tenaga pendidik yang telah bekerja keras menyusun konsep hingga terselenggaranya acara ini dengan megah. Tak lupa, rasa terima kasih turut ditujukan kepada para orang tua murid yang senantiasa memberikan dukungan penuh demi tumbuh kembang dan ruang ekspresi buah hati mereka.
”Profisiat untuk anak-anak kita, mulai dari jenjang KB, TK A, hingga TK B! Selamat menikmati rangkaian acara dan selamat berkreasi anak-anakku,” tutup Frater Tommy memberi semangat.
Pentas seni ini pun berlangsung meriah. Tawa, tepuk tangan, dan rasa bangga menyelimuti para orang tua yang melihat anak-anak mereka tampil percaya diri mengekspresikan bakat dan minat di atas panggung publik. (*)




