Peringati Maulid Nabi, Siswa SMK PGRI 3 Malang Kuatkan Cinta pada Allah dan Rasulullah

IDEA JATIM, BATU – Suasana khidmat dan penuh rasa cinta kepada Baginda Nabi Muhammad SAW menyelimuti Masjid An-Nur Kota Batu pada Jumat (28/8/2026). Sebanyak lebih dari 1.800 siswa SMK PGRI 3 Malang (Skariga) memadati area serambi dan dalam masjid untuk mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

​Lautan pelajar tersebut larut dalam kekhusyukan acara yang penuh makna. Sejak pagi, gema salawat Al-Banjari dan lantunan indah Maulid Diba’ terdengar merdu. Suasana kian syahdu saat pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dikumandangkan, menyentuh kalbu seluruh hadirin.

​Kemeriahan semakin terasa saat sesi ceramah yang dibawakan oleh Ustadz Sunandar, S.Ag. Dengan gaya bahasanya yang komunikatif dan segar, ia berhasil menarik perhatian ribuan siswa untuk mendalami makna kedalaman cinta spiritual—baik cinta kepada Sang Pencipta maupun kepada Rasul-Nya.

​Dalam ceramahnya, Ustadz Sunandar, S.Ag menekankan bahwa rasa cinta adalah fitrah manusia. Namun, tanpa pemahaman dan penempatan yang benar, cinta bisa menjadi sumber penyesalan.

​”Siapa yang tidak pandai meletakkan cintanya, maka ia akan tergilas siksa karena cinta yang salah tempat. Rasa cinta pasti ada pada manusia dan akan terus ada. Namun, yang jadi masalah adalah bagaimana kita menempatkan cinta tersebut,” tegas Ustadz Sunandar di hadapan ribuan siswa Skariga.

Baca Juga:  Peduli Lingkungan, SMK PGRI 3 Malang Bagikan 1.000 Tumbler pada Rangkaian MPLS

​Ia mengulas secara mendalam pentingnya membangun fondasi cinta yang tak tergoyahkan. Cinta pertama dan utama yang mendasari seluruh kehidupan seorang Muslim haruslah ditujukan hanya kepada Allah SWT sebagai Pencipta Semesta. Sementara itu, cinta kedua yang menjadi pelengkap keimanan adalah cinta tulus kepada Rasulullah SAW—sosok yang diutus untuk membawa cahaya kebenaran dan menuntun umat manusia menuju jalan keselamatan.

​Lebih lanjut, Ustadz Sunandar mengaitkan konsep hierarchy cinta ini dengan filosofi lahirnya Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabiul Awal melalui pandangan Ibnu Abbas RA.

​”Ibnu Abbas mengutip bahwa ketaatan diturunkan beriringan. Perintah pertama adalah Athī’ullāh (taatlah kepada Allah)—ini urutan nomor satu sebagai puncak cinta kita. Perintah berikutnya adalah Wa athī’ur-rasūl (dan taatlah kepada Rasul)—ini urutan nomor dua,” jelasnya.

​Melalui Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) ini, SMK PGRI 3 Malang berharap para siswa tidak hanya larut dalam perayaan fisik semata, melainkan mampu membenahi tata tatanan cinta di dalam hati mereka—menjadikan cinta kepada Allah dan Rasulullah sebagai fondasi utama dalam meniti masa depan dan pembentukan karakter akhlakul karimah. (*)

Baca Juga:  Meriah! Skariga Got Talent 2026 Jadi Wadah Kreativitas Siswa SMK PGRI 3 Malang

Berita Terkini

Masa Depan Pemimpin Unggul Dimulai di Sini, SMP-SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Buka SPMB Tahun Ajaran 2027/2028!

IDEA JATIM, BATU — Semangat kedisiplinan, kemandirian, dan karakter...

Semarak Warna Nusantara, KB-TK Mardi Wiyata Malang Gelar Pentas Kemerdekaan di Matos

IDEA JATIM, ​MALANG — Gelora semangat kemerdekaan Republik Indonesia...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img