Sasar 10 RT, KKN-T UNIRA Dorong UMKM Toyomarto Naik Kelas Lewat Pendataan dan Digitalisasi

IDEAJATIM.ID, MALANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 08 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang mulai melakukan pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di RW 4, Dusun Bodean Putuk, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Kegiatan yang dimulai pada 22 Juli 2026 tersebut menjadi langkah awal dalam mendukung penguatan legalitas usaha serta transformasi digital bagi pelaku UMKM di wilayah setempat.
Pendataan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Dasawisma yang menyasar rumah-rumah warga. Tahap pertama dilakukan di RT 3, kemudian berlanjut ke RT 8, RT 1, RT 5, RT 6, dan RT 10.

Hingga pelaksanaan tahap pertama, sebanyak 19 pelaku UMKM di enam RT telah terdata. Tim KKN-T 08 menargetkan proses pendataan di 10 RT yang berada di RW 4, Dusun Bodean Putuk, dapat diselesaikan pada Rabu, 29 Juli 2026, sehingga program pendampingan dapat segera dilaksanakan.

Data yang diperoleh akan menjadi dasar pelaksanaan program pendampingan UMKM selama kegiatan KKN berlangsung. Pendampingan tersebut meliputi fasilitasi pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB), pengajuan Sertifikat Halal, penguatan strategi pemasaran melalui media sosial, hingga penyusunan katalog UMKM berdasarkan masing-masing RT.

Baca Juga:  Wujudkan Kepedulian Lingkungan, KKN-T 07 UNIRA Malang dan ITB Asia Malang Gelar Pembersihan Wisata Sumber Pakis Uceng

Koordinator Humas KKN-T 08, Nia Kartika Putri, mengatakan bahwa pendataan merupakan tahapan penting untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan pelaku usaha sebelum program pendampingan dijalankan.

“Pendataan ini menjadi langkah awal agar pelaku UMKM lebih mudah memperoleh legalitas usaha dan memperluas pemasaran secara digital,” ujar Nia.

Selain mendukung proses pembinaan, hasil pendataan akan digunakan sebagai dasar penyusunan katalog UMKM Dusun Bodean Putuk. Katalog tersebut diharapkan menjadi media promosi yang memudahkan masyarakat maupun wisatawan menemukan produk unggulan desa, sekaligus mendorong pemanfaatan platform pemasaran digital, seperti GoFood dan layanan sejenis.

Program ini juga diharapkan mampu memperkuat potensi ekonomi lokal melalui pembinaan UMKM yang lebih terarah. Dengan legalitas usaha yang lebih lengkap dan pemanfaatan teknologi digital, pelaku UMKM diharapkan memiliki daya saing yang lebih baik serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Kegiatan pendataan UMKM merupakan salah satu program kerja KKN-T 08 UNIRA Malang yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi. Melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat, mahasiswa berharap program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi perkembangan UMKM di Desa Toyomarto.

Baca Juga:  UNIRA Malang dan ITB ASIA Kolaborasi KKN-T di Desa Langlang, Dorong Pemberdayaan Masyarakat

Penulis: Setyaning Puspita Sari
Jurnalis KKN-T 08 Universitas Islam Raden Rahmat Malang. (*)

Berita Terkini

Bebas Bullying dan Nyaman Belajar, Pemkot Batu Deklarasikan Sekolah Ramah Anak di HAN 2026

IDEA JATIM, BATU – Suasana Graha Pancasila Balai Kota...

Di Candiwatu, Warga Ubah Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi

IDEAJATIM.ID, SIDOARJO - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pencerahan (KKN-P)...

Semarakkan Hari Anak Nasional, Mahasiswa UM Gelar Gebyar Edukatif di Gading Kasri

IDEA JATIM, ​MALANG – Memperingati Hari Anak Nasional, mahasiswa...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img