IDEAJATIM.ID, MALANG — Dalam upaya memperkuat kelestarian ekosistem dan mengoptimalkan potensi pariwisata berbasis masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 07 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang berkolaborasi dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Asia Malang menyelenggarakan aksi bersih lingkungan di kawasan Wisata Sumber Pakis Uceng di desa Langlang. Jumat, (24/7/2026).
Aksi kolaboratif ini melibatkan puluhan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi, jajaran perangkat desa, pengelola tempat wisata, serta masyarakat setempat. Kegiatan difokuskan pada pembersihan sampah anorganik, penataan vegetasi pendukung di sekeliling mata air, serta perbaikan sarana umum guna meningkatkan kenyamanan dan daya tarik bagi wisatawan.
Ketua KKN-T 07 UNIRA Malang, Mochammad Farchan, menegaskan bahwa aksi bersama ini merupakan Perwujudan dari nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
“Wisata Sumber Pakis Uceng memiliki potensi daya tarik alam yang sangat besar. Melalui kerja bakti bersama rekan-rekan ITB Asia Malang dan warga lokal, kami ingin menciptakan kawasan wisata yang bersih, sehat, dan ramah pengunjung, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian mata air,” ujar Mochammad Farchan.
Selain aksi fisik di lapangan, kolaborasi antar-perguruan tinggi ini juga menjadi wadah diskusi strategis mengenai tata kelola destinasi wisata lokal. Mahasiswa ITB Asia Malang turut memberikan pemikiran terkait pengembangan aspek manajemen dan strategi promosi berbasis digital untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke depan.
Pemerintah desa dan pengelola Wisata Sumber Pakis Uceng menyambut positif serta menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kepedulian para mahasiswa. Gotong royong ini terbukti efektif dalam membangkitkan kembali semangat swadaya masyarakat dalam merawat aset lingkungan desa.
“Melalui kegiatan ini, kawasan Wisata Sumber Pakis Uceng diharapkan mampu mempertahankan kelestarian alamnya secara berkelanjutan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Mochammad Farchan. (*)




