MALANG, IDEAJATIM.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi mengukuhkan Dewan Pendidikan Kota Malang periode 2026–2031. Pengukuhan yang dipimpin langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Malang, Kamis (23/7/2026), menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Malang.
Dalam sambutannya, Wahyu Hidayat menegaskan bahwa Dewan Pendidikan memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam memberikan pertimbangan, masukan, serta pendampingan terhadap penyelenggaraan pendidikan.
“Kami berharap Dewan Pendidikan yang baru ini bisa melanjutkan berbagai program positif dari periode sebelumnya, terutama dalam membangun kolaborasi, kemitraan, pendampingan, serta mendukung kemajuan pendidikan di Kota Malang. Dengan latar belakang anggotanya yang beragam, saya yakin mereka mampu memberikan masukan yang konstruktif bagi pemerintah,” ujarnya.
Menurut Wahyu, kepengurusan Dewan Pendidikan periode 2026–2031 diisi oleh berbagai unsur, mulai dari akademisi perguruan tinggi negeri maupun swasta, pemerhati pendidikan, organisasi profesi, hingga praktisi pendidikan. Keberagaman tersebut dinilai menjadi kekuatan dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Ia menambahkan, tantangan dunia pendidikan ke depan semakin kompleks seiring posisi Kota Malang yang telah menjadi salah satu destinasi utama pendidikan di Indonesia, mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi, baik pendidikan umum maupun keagamaan.
“PR kita ke depan semakin besar karena Kota Malang menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk menimba ilmu. Kita harus terus menjaga kualitas pendidikan agar predikat sebagai Kota Pendidikan tetap terjaga,” tegasnya.
Wahyu juga mengungkapkan bahwa sejumlah indikator pendidikan di Kota Malang menunjukkan capaian yang membanggakan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Malang menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Timur. Selain itu, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP juga berhasil meraih peringkat pertama di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Kita ingin prestasi-prestasi tersebut tidak hanya dipertahankan, tetapi juga terus ditingkatkan. Karena itu, kami membutuhkan dukungan dan masukan dari Dewan Pendidikan agar kebijakan yang diambil benar-benar mampu meningkatkan mutu pendidikan di Kota Malang,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, berharap Dewan Pendidikan yang baru dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Malang.
“Dewan Pendidikan merupakan mitra strategis pemerintah dalam memberikan pertimbangan dan masukan terhadap penyelenggaraan pendidikan. Dengan sinergi yang semakin kuat, kami optimistis kualitas pendidikan di Kota Malang akan terus meningkat,” pungkas Suwarjana. (*)



