Ramadan Penuh Cinta TK Islam Sabilillah Malang 1: Cetak Pemimpin Berempati​

IDEA JATIM, MALANG – ​Cinta itu fondasi. Bukan sekadar slogan. Begitulah TK Islam Sabilillah Malang 1 memaknai bulan suci tahun ini. Temanya mantap: Ramadan Penuh Cinta.

​Ketua Panitia, Diana Islamia, S.Pd., punya alasan kuat. Baginya, enam dimensi pendidikan di Sabilillah—mulai dari religiusitas hingga kemandirian—harus dibungkus dengan kasih sayang. “Cinta adalah fondasi utama pendidikan kami,” tegasnya.

​Logis. Anak usia dini memang tidak bisa dipaksa. Mereka harus dirangkul.
​Rangkaian acaranya dimulai dari rumah. Lewat Parenting. Temanya:
Sinergi Ayah-Bunda Menjemput Berkah Ramadan. Dilaksanakan Jumat, 6 Maret lalu. Tujuannya jelas: agar visi di sekolah dan di rumah nyambung. Jangan sampai di sekolah diajarkan A, di rumah malah B.

​Ayah dan Bunda harus kompak. Harus ada pembagian peran yang harmonis. Tujuannya? Agar anak punya mood yang bagus saat beribadah. Puasa jangan jadi beban. Puasa harus jadi kegembiraan.

​Tapi, pelajaran tidak berhenti di balik tembok kelas. Anak-anak diajak menyentuh realitas. Jumat, 13 Maret, mereka turun ke jalan. Berbagi takjil. Membagi sembako. Hingga santunan uang tunai.

Baca Juga:  Kartini TK Islam Sabilillah Malang 1: Bukan Sekadar Kebaya

​Sasarannya nyata: panti asuhan dan kaum duafa di kawasan Meduran dan Muharto. Hebatnya, dana itu terkumpul dari donasi sukarela guru dan orang tua. Di sini, empati tidak hanya diajarkan lewat lisan, tapi lewat tindakan.

​Yang paling menarik adalah aspek kepemimpinan. Di sana, yang memberikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) bukan guru. Bukan pula ustad kondang. Tapi para siswa itu sendiri.
​Mereka adalah “pemimpin cilik”.

Mereka dilatih berani tampil. Melatih mental di depan umum. Setelah itu, baru praktik ibadah: wudhu dan shalat berjamaah untuk kelompok A dan B. Lalu, ditutup dengan buka bersama yang hangat.

​Diana ingin anak-anak sadar: puasa bukan soal menahan lapar dan haus saja. Di sela menunggu beduk magrib, ada segudang kebaikan yang bisa dikerjakan. Puasa bukan alasan untuk lemas. Justru puasa harus jadi pemacu untuk terus bergerak.

​Itulah cara TK Islam Sabilillah Malang 1. Menanamkan karakter lewat rasa. Bukan lewat paksa. (*)

Berita Terkini

Kemenag Apresiasi Dua Siswa MAN 2 Kota Malang yang Raih Medali Olimpiade Internasional di Eropa dan Asia Tengah

Ideajatim.id, ​MALANG – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang memberikan...

Puncak Kemarau 2026 Mengintai, BPBD Kota Batu Siapkan Tiga Jurus Andalan

IDEA JATIM, BATU — Langit cerah memang menyegarkan, namun...

Papan Kerukunan & Pohon Persahabatan: Jurus Kreatif MIN 1 Kota Malang Kikis Bullying

Ideajatim.id, ​MALANG – Hari pertama masuk madrasah di MIN...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img