Setiap Anak Harus Pegang Piala : Rahasia TK Islam Sabilillah Malang 1 Borong Juara di Bulan Suci

IDEA JATIM, MALANG – ​Ramadan tahun ini luar biasa bagi TK Islam Sabilillah (TKIS) Malang 1. Bukan hanya soal puasa. Bukan hanya soal mengaji. Tapi soal piala.

APRESIASI: Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, K.H. Achmad Shampton bersama para juara Festival Ramadan Kareem

​Sembilan gelar juara sekaligus. Diborong.

​Kejadiannya Minggu lalu, 1 Maret 2026. Di ajang Festival Ramadan Kareem Tingkat Jawa Timur. Sebuah kolaborasi apik dengan Kantor Kemenag Kota Malang.

​Lokasi sekolahnya di Jalan Jenderal Ahmad Yani. Strategis. Tapi yang lebih strategis adalah cara mereka mendidik mental anak-anaknya.

​Saya tertegun membaca datanya. Seluruh siswa Kelompok B di sekolah ini sudah pernah pegang piala. Semua. Tanpa terkecuali.

​Ini luar biasa. Ini inklusif yang sebenarnya.

​Kepala Sekolahnya, Kurnia Islamiyah, S.Pd., M.Pd —biasa dipanggil Teacher Nia— punya filosofi yang dalam. Bagi dia, piala itu bukan sekadar benda logam atau plastik. Piala itu adalah “suntikan” percaya diri.

​”Tujuan utama kami adalah melatih rasa percaya diri anak-anak,” ujar Teacher Nia.

​Dia ingin setiap anak, setidaknya sekali seumur hidup saat di TK, merasakan tangannya menggenggam piala. Merasakan dadanya membusung karena bangga.

Baca Juga:  TK Islam Sabilillah Malang 1, Sukses Gelar One Day Fun Learning, Asah Potensi Dan Karakter Anak

​Itulah mengapa prestasinya lengkap. Ada Olimpiade Matematika. Ada Sains. Ada Bahasa Inggris. Sampai hafalan doa dan surat pendek.

​Bahkan untuk urusan dai cilik, sekolah ini punya jalur khusus. Pembinaan intensif. Hasilnya? Borong juara tadi.
​Persiapannya pun tidak dadakan. Tidak pakai sistem kebut semalam. Semua sudah menyatu dalam kurikulum harian. Mengaji ya tiap hari. Keaksaraan ya tiap pagi.

​Hebatnya lagi, sekolah tidak pelit. Kalau ada orang tua yang ingin anaknya ikut lomba mandiri di luar, sekolah siap memfasilitasi. Pelatih disiapkan. Dukungan diberikan.

​Hasilnya nyata. Saat piala diserahkan langsung oleh Kepala Kemenag Kota Malang, K.H. Achmad Shampton, senyum anak-anak itu tidak bisa bohong. Itulah kebahagiaan yang tulus.

​Ramadan belum usai, tapi napas kompetisi di TKIS 1 masih panjang. Maret ini mereka sudah bersiap lagi. Ada lomba senam kedinasan. Ada kompetisi drumband di bulan Mei.

​Di Sekolah Sabilillah, prestasi bukan milik si pintar saja. Prestasi adalah hak setiap anak.

​Begitulah seharusnya pendidikan. Memberi ruang bagi setiap tunas untuk merasa menjadi juara.

Baca Juga:  Pendidikan Bukan "Sistem Lepas Kunci": Mengapa Peran Orang Tua di Rumah Adalah Penentu

Inilah nama anak-anak hebat itu, peraih prestasi di ajang kompetisi Festival Ramadan Kareem Tingkat Jawa Timur 2026 :

  1. Juara 1 Lomba Olimpiade Matematika oleh Rafif Ahmad Ghaisan Ramadhan
  2. ⁠Juara 2 Lomba Olimpiade Matematika oleh Raka Arshad Yudistira
  3. ⁠Juara 1 Lomba Olimpiade Sains oleh Rafif Ahmad Ghaisan Ramadhan
  4. ⁠⁠Juara 2 Lomba Olimpiade Sains oleh Raka Arshad Yudistira
  5. ⁠Juara Harapan 1 Lomba Olimpiade Bahasa Inggris oleh Mulandini Wuhan Azhari
  6. ⁠Juara 1 Lomba Menulis Angka oleh Alina Mikayla Anggriawan
  7. ⁠Juara 1 Lomba Hafalan Doa oleh Achmad Al Fatih Hardyan Nusantara
  8. ⁠Juara 2 Lomba Hafalan Surat Pendek oleh Sayyidah Wafiyatul Ulya
  9. ⁠Juara 1 Lomba Da’i oleh Annisa Nahla Khoirin Alifyah

Berita Terkini

Mini Art Malang #7 Hadirkan 220 Seniman, “AKAR” Jadi Ruang Menelusuri Identitas dan Asal-usul Budaya

IDEA JATIM, MALANG – Sebanyak 220 seniman dari berbagai...

Bakar Semangat Kader Muda, H. Sugeng: Ber-NU Itu Jalur Resmi Ikut Berjuang Bersama Ulama

Ideajatim.id, MALANG – Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan...

HM. Yahya Sugeng Winarto, Hari Ini Bekali Kader Muda IPNU Sukun Materi Ke-NU-an di Ajang Makesta

Ideajatim.id, ​MALANG – Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Kota...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img