Perkuat Dewa United Basketball, Alumnus UMM Fauzan Algifari Jadi Tenaga Ahli Fisioterapi IBL 2026

IDEA JATIM, MALANG – Persaingan Indonesian Basketball League (IBL) 2026 kian memanas. Dewa United Basketball, sang juara bertahan musim 2025, resmi memperkuat lini medis mereka dengan merekrut Fauzan Algifari, alumnus Sarjana dan Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kehadiran sosok yang akrab disapa Algi ini menjadi sinyal kuat hadirnya generasi baru fisioterapi olahraga dengan jam terbang internasional.

Sebelum bergabung dengan skuad “Anak Dewa”, Algi telah mengukir prestasi klinis di berbagai level kompetisi elite. Pada 2023, ia dipercaya menangani Tim Nasional Bola Voli Indonesia. Keberhasilannya mengelola kondisi fisik atlet di bawah tekanan kompetisi tinggi membuatnya kembali dipanggil untuk memperkuat Pelatnas Voli Indonesia U-20 setahun kemudian.

​Puncaknya, pada 2025, Algi terlibat langsung mengawal Timnas Voli Indonesia U-21 di ajang internasional Fédération Internationale de Volleyball (FIVB). Di level ini, perannya melampaui sekadar pemulihan cedera.
​”Fisioterapi kini adalah sistem presisi yang menggabungkan diagnosis cepat dan manajemen beban latihan berbasis bukti (evidence-based),” jelas Algi.

Baca Juga:  Pakar UMM Jelaskan Alasan Ilmiah Mengapa Baliho "Aku Harus Mati" Membahayakan Kesehatan Mental

Di tengah karier yang menanjak, Algi tak menampik peran besar UMM dalam membentuk profesionalismenya. Ia menilai kurikulum dan praktik klinis selama kuliah menjadi modal krusial untuk beradaptasi di lingkungan olahraga profesional yang serba cepat.
​“Banyak hal yang saya terapkan sekarang berasal dari kebiasaan di UMM, mulai dari disiplin pencatatan medis hingga keberanian mengambil keputusan klinis di lapangan. Kampus tidak hanya memberi ilmu, tetapi membentuk karakter saya sebagai tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Bergabungnya Algi ke Dewa United bukan sekadar perpindahan posisi. Ia membawa misi untuk mengintegrasikan sport rehabilitation dengan sport performance. Fokusnya adalah optimalisasi data medis sebagai fondasi keputusan tim, memastikan setiap pemain mencapai potensi maksimal tanpa risiko cedera yang menghambat.

​Dengan pendekatan modern dan berbasis teknologi, Algi optimistis mampu memberikan dampak nyata bagi performa tim sepanjang musim 2026. Kehadirannya menegaskan bahwa fisioterapi kini menjadi bagian vital dari strategi kompetisi—bukan lagi sekadar penyembuh, melainkan penjaga durabilitas atlet di level tertinggi. (*)

Baca Juga:  Borong Medali, UKM Karate UMM Harumkan Nama Kampus di Piala Kemenpora

Berita Terkini

UM Gandeng Kyung In Women University Buka Peluang Beasiswa Full Semester

Ideajatim.id, ​MALANG – Bukan sekadar pertukaran mahasiswa biasa. Kerja...

Dari Beji untuk Pasuruan, Siwalan Mix Legen Jadi Minuman Segar Favorit Musim Kemarau

Ideajatim.id, PASURUAN – Potensi buah siwalan khas Kecamatan Beji,...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img