IDEA JATIM, MALANG – Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang terus menancapkan taringnya dalam memperluas kemitraan strategis dengan berbagai pemerintah daerah di Indonesia. Terbaru, UNITRI resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada Sabtu (20/6).
Langkah strategis ini dibidik sebagai motor penggerak untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendongkrak kualitas pendidikan, penelitian aplikatif, dan pengabdian masyarakat yang berdampak langsung pada pembangunan daerah.
Prosesi penandatanganan kesepakatan ini dilakukan langsung oleh Rektor UNITRI, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D., bersama Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, S.H., M.H.

Momen penting ini juga disaksikan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Topan Ali Akbar, sebagai bentuk dukungan penuh legislatif terhadap sinergi antara dunia akademis dan eksekutif demi kemajuan daerah.
Melalui kerja sama yang visioner ini, kedua belah pihak sepakat untuk melahirkan berbagai program kolaboratif jangka panjang. Fokus utamanya mencakup:
Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan berkualitas.
Kolaborasi riset dan penelitian bersama.
Program pengabdian masyarakat yang menyentuh akar rumput.
Pengembangan inovasi daerah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Rektor UNITRI, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk membumikan ilmu pengetahuan agar bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.
”Universitas Tribhuwana Tunggadewi berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berdampak. Kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat pengembangan sumber daya manusia, menghasilkan penelitian yang aplikatif, serta mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kapuas Hulu,” ujar Prof. Dodi optimis.
Gayung bersambut, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, memberikan apresiasi tinggi atas terjalinnya kemitraan ini. Ia menilai, sentuhan dari institusi pendidikan tinggi sangat krusial dalam mempercepat laju pembangunan di daerahnya melalui penguatan riset dan inovasi.
”Kami berharap kerja sama ini melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah,” ungkap Fransiskus.
Senada dengan Bupati, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Topan Ali Akbar, juga menilai langkah ini sangat strategis. Menurutnya, mengawinkan potensi lokal Kapuas Hulu dengan basis ilmu pengetahuan dari UNITRI akan menciptakan lompatan besar bagi kemajuan daerah.
Dengan ditekennya MoU ini, UNITRI kembali membuktikan komitmennya dalam memperluas jejaring nasional. Sinergi ini diharapkan tidak hanya melahirkan SDM unggul dari Kapuas Hulu, tetapi juga menjadi cetak biru (blueprint) pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis pada ilmu pengetahuan. (*)




