Cek Lokasi Banjir; Wali Kota Batu Soroti Dampak Masif Alih Fungsi Lahan di Hulu

IDEA JATIM, BATU – Wali Kota Batu, Nurochman, melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik terdampak banjir luapan dan lumpur di Kecamatan Batu, Selasa (31/3/2026) pagi.

Peninjauan yang meliputi kawasan Banyuning, Kali Krecek, hingga Kampung Besta ini bertujuan memetakan akar masalah pemicu banjir yang melanda pemukiman warga.

Hasil pantauan lapangan menunjukkan titik luapan tertinggi berada di aliran Kali Krecek. Meski tidak ditemukan longsor besar, aliran air yang masuk ke pemukiman tercampur material lumpur pertanian. Kerusakan infrastruktur juga terlihat di kawasan Gandar, di mana aspal sepanjang 50 meter terkelupas akibat derasnya debit air.

Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur ini menegaskan bahwa alih fungsi lahan di wilayah dataran tinggi menjadi penyebab fundamental bencana ini. Ia menyoroti berubahnya hutan dan perkebunan apel menjadi lahan sayur tanpa teknik terasering yang benar.

“Isu utamanya tetap alih fungsi lahan. Ini sangat membahayakan masyarakat. Kedepan, harus ada langkah konkret dan komitmen bersama antara pemerintah, masyarakat, dan petani,” tegas Cak Nur saat berada di Kampung Besta.

Ia juga memperingatkan para penggarap lahan di bawah naungan Perhutani maupun skema Perhutanan Sosial untuk mematuhi aturan. “Jangan hanya mengejar hasil panen cepat dalam 3-6 bulan, tapi mengorbankan keselamatan publik dengan menebang tanaman tegakan,” pungkasnya. (*)

- Advertisement - SPMB

Berita Terkini

Segera di 2026!, JTP Group Hadirkan Museum Mega Science dan Budaya Berbasis AI dan Robotika

IDEA JATIM, BATU – Jawa Timur Park (JTP) Group...

Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Pertamina Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Aman

IDEA JATIM, MALANG – PT Pertamina Patra Niaga resmi...

​”Menemukan Potensi Tersembunyi: Kunci Karakter dan Makna Belajar melalui Pemahaman Psikologis”

Oleh: Diana Islamia, S.PdGuru TK Islam Sabilillah Malang 1 Dalam...
spot_img
Berita Terkait