MINU Polowijen Bangun Gedung Tiga Lantai, Siapkan Fasilitas Belajar yang Lebih Representatif

IDEAJATIM.ID, MALANG – MINU Polowijen memulai pembangunan gedung baru dengan menggelar peletakan batu pertama pada Jumat (26/6/2026). Pembangunan yang berlokasi di Jalan Polowijen 2 Nomor 372C, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menjadi tonggak penting dalam pengembangan lembaga untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Gedung yang berada sekitar 200 meter di sebelah barat Kampus 1 MINU Polowijen, tepatnya di Gang Jokorio, depan Musholla Ar Rohim, tersebut akan dibangun setinggi tiga lantai. Bangunan ini nantinya difungsikan sebagai ruang kelas dan kantor guna menunjang proses pembelajaran yang semakin nyaman dan berkualitas.

Prosesi peletakan batu pertama dihadiri Ketua Syuriyah NU Polowijen Ustadz Khusairi beserta jajaran, Ketua Tanfidziyah NU Polowijen Ustadz Miftahul Ula beserta jajaran, Ketua LP Ma’arif NU Polowijen Abah Imam Dasuki beserta pengurus, Kepala MINU Polowijen, Takmir Musholla Ar Rohim, Ketua RW dan RT, serta tokoh masyarakat setempat.

Kepala MINU Polowijen, Mubin Ardiansyah, S.Pd., menyampaikan, bahwa pembangunan gedung baru merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang semakin baik seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap MINU Polowijen.

“Alhamdulillah, hari ini menjadi momentum yang sangat bersejarah bagi keluarga besar MINU Polowijen. Pembangunan gedung tiga lantai ini merupakan ikhtiar kami untuk memberikan fasilitas belajar yang lebih layak, nyaman, dan representatif bagi peserta didik. Kami ingin anak-anak belajar di lingkungan yang mampu mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal,” ujarnya.

Mubin mengungkapkan, keberhasilan memulai pembangunan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari jajaran Nahdlatul Ulama, LP Ma’arif NU, pengurus Takmir Musholla Ar Rohim, pemerintah lingkungan, hingga masyarakat sekitar yang memberikan kepercayaan penuh kepada lembaga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus NU Polowijen, LP Ma’arif, takmir musholla, Ketua RW, Ketua RT, para wali murid, dan masyarakat yang telah mendukung pembangunan ini. Dukungan tersebut menjadi energi bagi kami untuk terus memajukan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” katanya.

Ia berharap pembangunan dapat selesai sesuai target sehingga segera dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

“Semoga Allah SWT memberikan kelancaran dalam setiap tahapan pembangunan. Kami berharap gedung ini nantinya tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi menjadi tempat lahirnya generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kuat akhlaknya, mencintai Al-Qur’an, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (*)

Berita Terkini

spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img