IDEA JATIM, MALANG – Gemuruh sorak-sorai pecah di arena pertandingan. Tim futsal SITAYA FC (SDIT Ahmad Yani Kota Malang) resmi menobatkan diri sebagai raja baru. Mereka sukses merengkuh gelar Juara 1 Malang Futsal League (MFL) 2026 kategori U-13, Minggu (28/6).
Kompetisi garapan Asosiasi Futsal Kota Malang (AFK Malang) ini bukan turnamen kaleng-kaleng. Ini adalah panggung pelajar paling bergengsi di Kota Malang. Berlangsung sejak April 2026, kompetisi ini menjadi ujian konsistensi, fisik, dan mental bagi sekolah-sekolah terbaik.
Laga puncak menyajikan duel klasik yang menguras emosi. SITAYA FC ditantang tim tangguh MIN 1 Kota Malang. Sejak peluit pertama berbunyi, atmosfer pertandingan langsung memanas. Kedua tim memperagakan permainan menyerang yang agresif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Kejar-kejaran skor terjadi. Hingga babak kedua usai, papan skor menunjukkan angka sama kuat 2-2. Laga terpaksa berlanjut ke babak extra time 2 x 5 menit. Di fase krusial ini, jantung para penonton dibuat berdegup kencang. Jual beli serangan terus tercipta, tetapi kokohnya lini pertahanan dan ketangguhan kiper kedua tim membuat skor tidak berubah.
Klimaksnya, pemenang harus ditentukan lewat drama adu penalti. Di sinilah mental juara SITAYA FC berbicara. Di bawah tekanan psikologis yang luar biasa, para eksekutor SITAYA FC tampil sangat tenang. Mereka akhirnya menyudahi perlawanan MIN 1 Kota Malang dengan keunggulan tipis 4-3. Trofi juara pun resmi dalam genggaman.
Keberhasilan ini tidak diraih dalam semalam. Ini adalah buah manis dari disiplin tinggi, latihan keras, dan strategi jitu tim pelatih. Lebih dari itu, suntikan energi dari tribun penonton menjadi pembeda.
Pencapaian ini membuktikan bahwa pembinaan olahraga di SDIT Ahmad Yani berada di jalur yang tepat. Sekolah terbukti mampu melahirkan generasi yang tidak hanya mahir secara akademis, tetapi juga tangguh, berkarakter, dan bermental pemenang.
Apresiasi dan Rasa Syukur Sekolah
Kepala SDIT Ahmad Yani, M. Muflihun YR., S.Ag., M.Pd., tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas prestasi bersejarah ini. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen yang terlibat.
”Selamat dan Sukses SITAYA FC Juara 1. Terima kasih anak-anakku atas perjuangan luar biasa di lapangan. Kalian telah menunjukkan arti sesungguhnya dari kerja keras dan mental pantang menyerah,” ujar Muflihun.
Dia juga menegaskan bahwa piala ini adalah milik bersama, sebuah hasil dari kolaborasi yang harmonis antara sekolah dan keluarga. ”Terima kasih untuk guru-guru hebat dan pelatih yang membimbing tanpa lelah. Terima kasih juga kepada ayah bunda yang selalu mendampingi ananda dan mendukung penuh program sekolah. Jazakumullah Khair. Kemenangan ini adalah bukti nyata bahwa kebersamaan dan doa mampu membawa kita menjadi yang terbaik,” pungkasnya. (*)




