IDEAJATIM.ID, KOTA PASURUAN – Merayakan kemerdekaan tidak harus dengan perlombaan. Warga Kota Pasuruan diajak merawat kesehatan melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) Merdeka di Alun-Alun Kota Pasuruan, Minggu (30/8).
Sebanyak 1.000 warga menjadi sasaran kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Kota Pasuruan tersebut. CKG Merdeka sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan dukungan terhadap program prioritas nasional Cek Kesehatan Gratis.
Pemeriksaan melibatkan tenaga medis dan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan serta puskesmas se-Kota Pasuruan. Warga bisa memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan dr. Shierly Marlena, MM mengatakan, CKG bukan sekadar pemeriksaan kesehatan. Program tersebut menjadi langkah untuk menemukan faktor risiko kesehatan, kondisi pra-penyakit, hingga penyakit sejak dini.
“Dengan deteksi lebih awal, penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Sehingga kualitas hidup dan angka harapan hidup masyarakat ikut meningkat. Cegah dini, tuntas atasi,” ujar dr. Shierly.
Ada yang menarik. Masyarakat yang mengikuti pemeriksaan juga mendapatkan voucher belanja UMKM senilai Rp 25 ribu. Program tersebut mendapat dukungan dari Bank Jatim.
dr. Sheirly juga menjelaskan, Pemerintah Kota Pasuruan berkomitmen menjalankan CKG secara masif dan berkelanjutan. Program tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI.

Pelaksanaan CKG menggunakan pendekatan siklus hidup. Sasarannya mencakup masyarakat sejak bayi baru lahir hingga lanjut usia. Tidak hanya berorientasi pada pengobatan, program ini juga menekankan upaya promotif dan preventif.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan layanan CKG. Warga dapat melakukan pemeriksaan gratis di puskesmas terdekat setahun sekali,” imbuhnya.
Pendaftaran dilakukan melalui akun Satu Sehat. Masyarakat dapat menentukan sendiri jadwal pemeriksaan sekaligus memilih fasilitas kesehatan yang diinginkan.
dr. Sheirly juga berpesan kepada masyarakat jangan menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan.
“Melalui CKG, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya dirayakan dengan kegiatan seremonial. Kami juga mendorong masyarakat untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan melakukan deteksi kesehatan secara rutin,” pesannya. (adv).





