Wali Kota Mojokerto Ajak Masyarakat Perkuat Peran Keluarga Cegah Penyalahgunaan Narkoba

MOJOKERTO, IDEAJATIM.ID – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui edukasi yang menyasar masyarakat hingga tingkat kelurahan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Narkoba bertema Keluarga Bersih Narkoba (Bersinar) yang digelar di Kelurahan Prajurit Kulon, Jumat (07/08/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan Bike to Work dari Rumah Rakyat menuju Jalan Riyanto, Kelurahan Prajurit Kulon. Setibanya di lokasi, Ning Ita, bersama Wakil Wali Kota Mojokerto Cak Sandi, Kepala BNN Kota Mojokerto, Sekretaris Daerah, serta jajaran Pemerintah Kota Mojokerto mengikuti kerja bakti membersihkan kawasan lingkungan bersama masyarakat.

Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto menegaskan bahwa mewujudkan Kota Mojokerto yang bersih dari penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, BNN, TNI, Polri, hingga masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam memperkuat upaya pencegahan sejak dari lingkungan keluarga.

“Saya yakin cita-cita kita semua sama, yaitu Kota Mojokerto bebas dari narkoba. Karena itu pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan sinergi antara BNN, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh masyarakat,” tutur Ning Ita.

Baca Juga:  Tunggakan Retribusi Kios Hampir Rp961 Juta, Pemkab Mojokerto Pasang Stiker Penertiban

Ning Ita mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh keuntungan sesaat yang ditawarkan jaringan peredaran narkoba. Selain berhadapan dengan risiko hukum, penyalahgunaan narkoba juga berdampak besar terhadap masa depan pelaku maupun keluarganya.

“Lebih baik bekerja dengan penghasilan yang halal meskipun sederhana daripada harus menghadapi konsekuensi hukum yang merugikan diri sendiri maupun keluarga.” pesan Ning Ita.

Ning Ita juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan kepedulian terhadap pergaulan anak. Menurutnya, berbagai modus peredaran narkoba kini semakin berkembang dan menyasar kalangan remaja, sehingga pengawasan dari keluarga menjadi benteng utama dalam melindungi generasi muda.

“Anak-anak kita juga menjadi sasaran. Oleh karena itu sebagai orang tua harus lebih waspada dan mengenali tanda-tandanya. Jangan sampai narkoba masuk ke lingkungan keluarga tanpa kita sadari,” imbau Ning Ita.

Melalui Program Kampung Bersinar, Pemerintah Kota Mojokerto berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba terus meningkat. Ning Ita juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  PKB Kabupaten Mojokerto Bidik Tambahan Kursi DPRD Pemilu 2029 Saat Musancab Serentak

“Mari kita jaga keluarga, saudara, dan lingkungan kita bersama-sama. Jika mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkoba, segera laporkan kepada BNN. Ikhtiar yang kita lakukan hari ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk melindungi generasi penerus sekaligus menjaga Kota Mojokerto tetap bersih dari narkoba,” pungkas Ning Ita.

Berita Terkini

Perluas Kolaborasi Global, UNMER Malang Mantapkan Langkah Menuju Perguruan Tinggi Berwawasan Internasional

IDEA JATIM, MALANG – Universitas Merdeka (UNMER) Malang memperkuat...

​UB Resmi Buka RAJA BRAWIJAYA 2026, Usung Orientasi Kampus Berstandar Global

IDEA JATIM, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) resmi membuka...

Bikin Sains Enggak Lagi Membosankan!, Mendikdasmen Tinjau Proyek Giga MMSC JTP Group di Batu

IDEA JATIM, BATU — Siapa bilang belajar sains cuma...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img