MOJOKERTO, IDEAJATIM.ID – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman terlihat memberikan bantuan alat dan sistem pertanian (alsintan) untuk ponpes eLKISI Mojokerto. Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud menguatkan kemandirian pangan serta mendorong pondok pesantren menjadi pusat dari pemberdayaan umat berbasis pertanian.
Bantuan ini terlihat saat Menteri Amran memberikan sambutan pada acara Silaturahmi Nasional XIII dan Tabligh Akbar Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto, Minggu (19/07/2026) melalui video konferensi.
Bantuan ini meliputi sarana produksi untuk tanaman pangan, sektor perkebunan, sektor peternakan, termasuk memetakan potensi lahan milik pesantren yang bisa digunakan untuk keperluan yang produktif.
“Kita siapkan alsintan, pompa air untuk lahan, kita bantu juga unit hand tractor. Pengembangan lahan tebu insya Allah kita bantu juga,” urai Amran.

Amran menambahkan, pesantren mempunyai peran strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Sebab, pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan semata, namun bisa menjadi pusat produksi pangan sekaligus pemberdayaan umat.
Kementerian Pertanian, imbuh Amran, terus berupaya mendukung pengembangan pertanian di lingkungan pesantren agar bisa menciptakan santri yang mandiri serta melahirkan wirausahawan muda nan tangguh pada sektor pertanian. Adanya pengembangan pertanian di lingkungan pesantren juga diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis kelembagaan yang memberi manfaat nyata bagi santri dan juga masyarakat sekitar.
Sementara itu, pengasuh pondok pesantren eLKISI Mojokerto, Dr KH Fathur Rahman menjelaskan bahwa eLKISI memiliki lahan pertanian yang luas yakni 30 hektare. Luas itu belum termasuk lahan binaan milik masyarakat sekitar pondok. (*)



