SPEKTA III, Seni sebagai Kawah Candradimuka Siswa SD Insan Amanah

IDEA JATIM, ​MALANG – SD Insan Amanah kembali menggebrak dengan gelaran tahunan Semarak Prestasi dan Aktualisasi (SPEKTA) III yang mengusung tema besar “Jawa Dwipa Mangkataya”. Acara ini digelar di Graha Cakrawala UM, Sabtu (18/4). Melibatkan ratusan siswa ini bukan sekadar panggung pertunjukan, melainkan sebuah manifestasi dari visi pendidikan yang mengintegrasikan seni dalam pembentukan kecerdasan holistik anak didik.

​Dalam sambutannya, Kepala SD Insan Amanah, Dr. Suhardini Nurhayati, M.Pd, menjelaskan bahwa tema ini dipilih untuk mengingatkan kembali kekayaan Pulau Jawa yang gemah ripah loh jinawi. Dia menekankan pentingnya mengenalkan sisi-sisi kebudayaan yang selama ini jarang diketahui siswa, seperti keberadaan Suku Baduy Dalam dan Luar di Banten.

​”Di SPEKTA III ini, kita angkat satu tema besar dari Pulau Jawa yang mungkin selama ini ada sisi di balik layarnya yang tidak kita ketahui,” ujar Dr. Suhardini di hadapan sekitar 1.500 wali murid yang hadir.

​Dr. Suhardini memberikan apresiasi tinggi kepada sekitar 700 siswa yang tampil maksimal meski hanya memiliki waktu persiapan selama dua minggu. Menariknya, aktivitas latihan yang padat tidak lantas menghentikan kegiatan rutin siswa lainnya.

Baca Juga:  Siswa SD Insan Amanah Gebyar Eksperimen di Science and Art Project Expo

​Dia memaparkan bahwa selama masa persiapan, para siswa tetap menjalankan kewajiban mengaji, menuntaskan pelajaran akademik, hingga kegiatan ekstrakurikuler. Hal ini menunjukkan bahwa kedisiplinan dan manajemen waktu menjadi nilai tambahan yang dipelajari siswa selama proses kreatif berlangsung.

​Menjawab kegalauan orang tua mengenai kaitan antara seni dan sekolah, Dr. Suhardini menegaskan bahwa seni adalah bagian integral dari tujuan pendidikan di SD Insan Amanah. Menurutnya, seni memiliki peran krusial dalam mencerdaskan anak bangsa karena melibatkan perpaduan antara kreativitas, emosi, dan kognitif.

​”Seni itu tidak boleh hanya menghibur, tetapi juga harus mencerahkan, mencerdaskan, dan membebaskan,” tegas Dini, sapaan akrabnya. Dia meyakini bahwa melalui seni, anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter kritis, intuitif, peka, serta mampu menghargai perbedaan.

​Selain parade prestasi akademik dan non-akademik, momentum SPEKTA III ini juga ditandai dengan pencapaian literasi yang luar biasa. Dr. Suhardini secara resmi meluncurkan 14 judul buku hasil karya siswa yang disusun sepanjang semester ganjil tahun ajaran 2025-2026.

Baca Juga:  QRIS Masuk Surga: Cara Unik Wali Murid SD Insan Amanah Lipat Gandakan Pahala

​Menutup sambutannya, Dini menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk Dinas Pendidikan Kota Malang dan 41 mitra sponsor, yang telah mendukung terselenggaranya ajang aktualisasi diri bagi siswa SD Insan Amanah ini. (*)

Berita Terkini

Cetak Sejarah Dunia!; Peringati 17 Agustus, Kota Batu Gelar Kolaborasi Olahraga Biliar dan Domino

IDEA JATIM, BATU – Sebuah terobosan bersejarah yang baru...

Karnaval Gebyar PAUD 2026; Cara Isi HUT ke-81 RI Lembaga PAUD se-Kota Batu

IDEA JATIM, BATU - Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu,...

SMA Walisongo Gempol Semarakkan Hari Pramuka ke-65

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – SMA Walisongo Gempol menggelar peringatan Hari...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img