SMPI Almaarif 01 Singosari Gelar Pondok Pesantren, Tanamkan Kebersamaan dan Disiplin

IDEA JATIM, MALANG – Suasana religius terasa kental di Pondok Pesantren Teknologi Almaarif Singosari, Sabtu (28/2) siang ini.
Ratusan siswa SMP Islam Almaarif 01 Singosari tampak khusyuk dan antusias mengikuti program Pondok Ramadan yang rutin digelar setiap tahun.

Kegiatan tersebut tidak sekadar bermalam di lingkungan pesantren. Lebih dari itu, para siswa diajak merasakan langsung atmosfer kehidupan santri, mulai dari pembiasaan ibadah, kedisiplinan waktu, hingga kebersamaan dalam keseharian.

Kepala SMP Islam Almaarif 01 Singosari, Evi Maulidiyah, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa Pondok Ramadan menjadi sarana pembelajaran karakter yang efektif bagi siswa.
“Kegiatan Pondok Ramadan ini bukan hanya nginep. Ini adalah proses belajar agar siswa mampu menikmati dan memahami atmosfer kehidupan di pesantren,” ujarnya.
Menurut Evi, selama mengikuti kegiatan, siswa belajar menjalin silaturahmi antar teman, berbagi pengalaman, serta melatih kemandirian dan disiplin.

“Kami berharap nilai-nilai tersebut dapat membentuk karakter siswa yang lebih unggul, berakhlak, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH Anas Noor, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Pondok Ramadan merupakan agenda strategis yang telah direncanakan bersama yayasan.

Baca Juga:  Kartini Masa Kini : Dwi Retno Palupi Wujudkan Madrasah Unggul Berkarakter dan Mendunia

Ia berharap kegiatan ini berjalan lancar sekaligus memberikan kesan mendalam tentang kehidupan pesantren kepada para siswa. Menurutnya, penempatan kegiatan di Ponpes Teknologi Almaarif Singosari juga menjadi bentuk pengenalan bahwa yayasan memiliki pesantren berbasis penguatan teknologi dan keterampilan.
“Ponpes ini kami kemas semi salaf, bukan salaf murni, karena kami mengikuti perkembangan zaman,” jelasnya.

Gus Anas menambahkan, keunggulan mondok di sini adalah siswa dapat mengasah keterampilan otomotif dan digitalisasi, meskipun tidak bersekolah di SMK Plus Almaarif Singosari. Sementara bagi siswa putri, tersedia pembelajaran jurusan kecantikan dan kuliner.

“Fasilitas kami tidak kalah dengan SMK Negeri. Kami terus adaptif dengan perkembangan zaman yang dibutuhkan generasi saat ini,” tegasnya.
Ke depan, fasilitas pesantren diharapkan dapat dimanfaatkan oleh seluruh unit pendidikan di bawah yayasan untuk pengembangan dan riset lembaga.

Ia pun menargetkan Pesantren Almaarif Singosari menjadi Islamic Center yayasan, sejalan dengan cita-cita para perintis dan pendiri lembaga.
“Nanti Ponpes Teknologi Almaarif bisa dijadikan Ma’had seperti di kampus. Sehingga siswa di unit-unit bisa merasakan fasilitas yang ada di sini,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:  SMPI Almaarif 01 Singosari Deklarasikan Sekolah Ramah Anak, Perkuat Pendidikan Berbasis Karakter

Berita Terkini

Kemenag Apresiasi Dua Siswa MAN 2 Kota Malang yang Raih Medali Olimpiade Internasional di Eropa dan Asia Tengah

Ideajatim.id, ​MALANG – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang memberikan...

Puncak Kemarau 2026 Mengintai, BPBD Kota Batu Siapkan Tiga Jurus Andalan

IDEA JATIM, BATU — Langit cerah memang menyegarkan, namun...

Papan Kerukunan & Pohon Persahabatan: Jurus Kreatif MIN 1 Kota Malang Kikis Bullying

Ideajatim.id, ​MALANG – Hari pertama masuk madrasah di MIN...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img