SMAS Katolik Cor Jesu: 75 Tahun Menyalakan Lilin

Ideajatim.id, Malang – ​Sabtu pagi itu Kampus Cor Jesu Malang riuh. Sejak jam 6 subuh.

​Ada jalan sehat. Ada donor darah. Ada cek kesehatan gratis. Halamannya penuh stan UMKM. Lebih dari 600 orang berkumpul di sana. Tumplek blek. Siswa, guru, karyawan, alumni, sampai orang tua murid.

​Mereka sedang merayakan sesuatu yang besar: Usia ke-75 tahun. Usia berlian.

​Temanya gagah: Shine On, Stronger Together. Tetap bersinar, makin kuat bersama.

​Di tengah keriuhan itu, Sr. Elisabeth Sri Utami, OSU., M.Pd. tersenyum sumringah. Kepala SMAS Katolik Cor Jesu Malang itu tampak bahagia.

​Bagi Suster Elisabeth, acara bertajuk Family Day ini bukan sekadar pesta pora ulang tahun. Bukan. Ini soal merajut kembali tali batin yang mungkin sempat kendor oleh rutinitas.

​”Melalui kegiatan ini, kami ingin persaudaraan antar siswa dengan guru, TU, juga seluruh pegawai di Kampus Cor Jesu ini boleh terjalin dengan baik,” ujarnya.

​Dia ingin suasana kampus menjadi sangat cair. Akrab. “Kami juga ingin membangun keakraban bersama orang tua, seluruh alumni, dan semua yang hadir,” tambah Suster Elisabeth.

Baca Juga:  Sebanyak 429 Siswa SDK Cor Jesu Malang Unjuk Bakat dalam Gebyar Talenta 2026

​Lalu, apa mimpi Cor Jesu setelah tiga perempat abad berdiri?

​Ternyata mimpinya melintasi batas geografi. Suster Elisabeth tidak ingin muluk-muluk soal fisik sekolah. Dia justru mengetuk hati anak-anak didiknya. Targetnya adalah output manusia.

​”Impian besar bagi kami, para alumni tentunya yang sekolah di sini, kalau sekarang masih peserta didik dan nantinya akan menjadi alumni, supaya menjadi orang-orang yang berguna,” tegasnya.

​Bagi siapa?

​”Bagi diri sendiri, masyarakat, nusa bangsa, dan juga negara ini, bahkan di seluruh dunia. Jadi berguna bagi diri sendiri, berguna bagi orang lain,” ungkapnya retoris. Nada bicaranya penuh optimisme. Khas pendidik yang visioner.

​Perayaan 75 tahun ini dipastikan tidak langsung bubar. Napasnya masih panjang. Sabtu kemarin itu barulah pemanasan.

​Puncaknya akan bergeser ke ranah spiritual. Rabu depan, 15 Juli 2026, seluruh keluarga besar Cor Jesu akan bersimpuh dalam Perayaan Ekaristi. Sebuah Misa Syukur.

​”Sebagai ungkapan terima kasih pada Tuhan atas seluruh penyertaan-Nya terhadap kami dalam seluruh perjalanan 75 tahun ini,” kata Suster Elisabeth.

Baca Juga:  SDK Cor Jesu Gelar Gebyar Talenta 2026: Wadah Kreativitas dan Apresiasi Prestasi Siswa

​Dia pun menatap masa depan yang jauh. Sangat jauh. “Harapannya tentu menjadi 100 tahun, 150 tahun, 200 tahun yang akan datang.”

​Belum cukup.

​Setelah ritual spiritual beres, giliran energi anak muda yang akan diledakkan. Jumat sore berikutnya, tanggal 17 Juli, lapangan sekolah akan disulap jadi panggung megah.

​Akan ada Art Performance. Pentas seni budaya. Yang tampil tidak main-main: seluruh siswa kelas 11 dan kelas 12.

Mereka akan berkolaborasi menyuguhkan karya terbaik. Sebuah kado kreatif untuk almamater tercinta yang sudah berumur 75 tahun.

​Tiga perempat abad sudah SMASK Cor Jesu mendidik. Dan lilin itu rupanya masih menyala terang. Bahkan siap membakar semangat zaman. (*)

Berita Terkini

Raditya Ferdiansyah Nahkodai IKA STIE Indonesia Malang, Fokus Perkuat Database dan Jaringan Alumni

MALANG, IDEAJATIM.ID – Semangat kolaborasi lintas generasi mewarnai pergantian...

Rumah Kedua di Sekolah Sabilillah

Ideajatim.id, Malang - Sabtu kemarin, Lapangan Pemimpin Peradaban di...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img