Kesadaran Meningkat, Angka Pelanggaran Lalu Lintas di Kota Batu Turun 23,7 persen

IDEA JATIM, BATU – Pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Kota Batu mencatatkan hasil positif. Selama 14 hari operasi (2–15 Februari), tercatat penurunan angka pelanggaran sebesar 23,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data menunjukkan terdapat 4.305 pelanggar pada tahun ini, berkurang signifikan dari angka 5.645 pelanggaran pada tahun 2025.

Operasi ini merupakan langkah cipta kondisi menjelang Operasi Ketupat Idul Fitri 1447 H. Fokus utamanya adalah menekan angka kecelakaan melalui peningkatan disiplin masyarakat di jalan raya.

Detail Penindakan dan Pelanggaran
Dari total 4.305 pelanggar yang terjaring, petugas mengedepankan kombinasi antara teguran dan teknologi:

Teguran Simpatik: 2.283 pengendara diberikan teguran langsung oleh petugas.

Penindakan ETLE: 2.022 pengendara terekam kamera Electronic Traffic Law Enforcement.

Jenis Pelanggaran: Didominasi oleh pelanggaran lampu lalu lintas, tidak memakai helm, serta pengabaian sabuk pengaman.

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, menjelaskan bahwa penurunan ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran warga. Meski demikian, ia menekankan bahwa kelalaian dasar masih sering terjadi dan berpotensi memicu fatalitas kecelakaan.

Strategi Preemtif dan Preventif
Polres Batu tidak hanya fokus pada sanksi, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui dua langkah utama:

Preemtif: Sosialisasi dan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.

Preventif: Patroli rutin di titik rawan, pemeriksaan kelengkapan kendaraan, hingga kegiatan rampcheck untuk memastikan kelaikan kendaraan.

Harapan Menjelang Mudik Lebaran
Menghadapi lonjakan mobilitas kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran mendatang, pihak kepolisian berharap tren positif ini terus berlanjut.

“Kami ingin membangun budaya tertib yang berkelanjutan. Penindakan tetap ada, namun tujuan utamanya adalah mencegah kecelakaan. Kepatuhan adalah kunci, karena satu kelalaian kecil bisa berdampak fatal,” pungkas AKP Kevin. (*)

Berita Terkini

Dua Hari Hilang, Nenek di Lenteng Sumenep Ditemukan Di Dalam Sumur Sedalam 40 Meter

IDEA JATIM, SUMENEP - Rabu (01/07), tim SAR gabungan...

Inovasi UM: Racik Algoritma Cerdas untuk Cegah Pasien Klinik Gigi Berpindah Layanan

IDEA JATIM, MALANG - Persaingan ketat antar-klinik gigi kini...

Digitalisasi Warung Kelontong FILKOM dan FEB Raih Pendanaan P2MW 2026

IDEA JATIM, MALANG - Di tengah gempuran modernisasi ritel,...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img