IDEA JATIM, BATU – Organisasi suporter Aremania resmi membuka gelaran akbar Musyawarah Nasional (Munas) II Aremania Utas (Arek Malang Mania / Satu Aremania). Pertemuan tertinggi organisasi ini berlangsung selama dua hari, yakni 20-21 Juni 2026, bertempat di Hotel Selecta, Kota Batu.

Dengan mengusung tema besar “BERSINERGI DALAM SATU LANGKAH SATU JIWA”, Munas II dirancang sebagai landasan utama untuk memperkuat rekonsiliasi, adaptasi strategi gerakan, serta penataan struktural. Langkah ini diambil demi masa depan suporter Malang Raya yang lebih profesional dan solid.
Agenda utama dari Munas II ini adalah pelaksanaan estafet kepemimpinan melalui pemilihan jajaran Presidium baru untuk masa bakti berikutnya. Momentum ini sekaligus menandai berakhirnya masa kepengurusan Presidium periode 2024-2026 yang telah memimpin organisasi di tengah berbagai dinamika pasca-transformasi suporter.
Presidium Aremania Utas Periode 2024-2026 sekaligus perwakilan Kota Batu, Muhammad Anwar, menegaskan komitmennya terhadap proses regenerasi dalam organisasi ini. Ia secara resmi menyatakan tidak akan mencalonkan diri kembali dalam kontestasi kepengurusan periode baru.
“Munas II di Kota Batu ini adalah pembuktian bahwa Aremania Utas terus bergerak maju secara dewasa, terstruktur, dan demokratis. Bagi saya pribadi, mengemban amanah sebagai Presidium periode 2024-2026 adalah kehormatan tertinggi. Dan sebagai bentuk komitmen saya terhadap regenerasi, saya menyatakan tidak lagi mencalonkan diri dalam kontestasi kepengurusan periode baru. Keputusan ini saya ambil demi memberikan ruang seluas-luasnya bagi kader-kader terbaik Aremania lainnya yang siap membawa energi baru, pemikiran segar, dan strategi adaptif yang relevan dengan tantangan zaman,” ujar Muhammad Anwar.
Sebagai presidium aktif sekaligus tuan rumah, Anwar mengaku bangga melihat tingginya antusiasme dari korwil dan komunitas Aremania berbagai daerah yang hadir. Menurutnya, proses regenerasi yang berjalan membuktikan bahwa organisasi bertumpu pada sistem kelembagaan yang kuat dan berkelanjutan, bukan sekadar pada figuritas.
Pembukaan Munas II Aremania Utas ini mendapat dukungan penuh dan dihadiri oleh berbagai elemen pemangku kepentingan (stakeholders) penting. Sejumlah tokoh dan pejabat yang mengonfirmasi hadir dalam seremoni pembukaan antara lain Wali Kota Batu (selaku pimpinan wilayah tuan rumah), ali Kota Malang, Kapolres Kota Malang, Kapolres Malang, Ketua Umum The Jakmania (sebagai bentuk solidaritas dan sinergi antar-suporter nasional), Manajemen Arema FC (representasi sinergi klub dan suporter), KH. Romo Ahmad Soeroso (Dewan Penasehat Aremania Utas).
Kehadiran jajaran pimpinan daerah, aparat keamanan, manajemen klub, hingga pimpinan suporter nasional ini mempertegas posisi strategis Aremania Utas dalam ekosistem sepak bola nasional. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi strategis, baik untuk internal Aremania, kemajuan klub Arema FC, maupun dalam menjaga kondusivitas keamanan dan sosial di Malang Raya.
Selain agenda utama pemilihan Presidium baru, selama dua hari pelaksanaan Munas II juga akan membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2024-2026, merumuskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta menyusun program kerja strategis jangka pendek dan jangka panjang. Program kerja tersebut nantinya akan difokuskan pada pemberdayaan korwil, edukasi suporter, dan aksi sosial kemasyarakatan. (*)




