IDEA JATIM, MALANG – Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya sukses menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Program Vokasi dan Sarjana, serta Pelantikan Profesi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Acara yang meluluskan total 1.512 wisudawan ini berlangsung khidmat secara hybrid di Hall Hotel Grand Mercure, Malang, pada Sabtu (30/5/2026).

Sejak pagi hari, atmosfer hangat dan haru sudah menyelimuti ruangan tatkala para wisudawan bersama orang tua mulai memasuki area prosesi, diikuti oleh jajaran senat universitas. Prosesi sakral ini resmi dibuka melalui ketukan palu tiga kali oleh Rektor ITSK RS dr. Soepraoen, Brigjen TNI (Purn.) Dr. dr. Sutrisno, S.H., M.A.R.S., M.H.Kes., FISQua.
Dalam laporan akademiknya, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik ITSK RS dr. Soepraoen Malang, Dr. Ardhiles Wahyu Kurniawan, S.Kep., M.Kep., menyampaikan bahwa dari total 1.512 peserta, sebanyak 929 orang merupakan peserta wisuda dan 583 orang adalah peserta pelantikan profesi yang telah melampaui tahap profesi serta dinyatakan lulus uji kompetensi nasional.

”Sebanyak 595 peserta hadir secara luring di Grand Mercure hari ini, dan 927 peserta mengikuti secara daring serentak dari berbagai wilayah. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dan sistem pembelajaran adaptif di kampus kami telah memperluas jangkauan layanan pendidikan,” ujar Dr. Ardhiles.
Pelaksanaan wisuda kali ini didasarkan pada tujuh Surat Keputusan (SK) Rektor mengenai kelulusan berbagai program studi strategis. Mulai dari Profesi Fisioterapi, S1 Keperawatan, S1 Informatika, S1 Fisioterapi, S1 Farmasi Klinis dan Komunitas, Profesi Ners, hingga Profesi Bidan.
Di hadapan para wisudawan, Dr. Ardhiles menegaskan bahwa meskipun capaian akademik dalam bentuk indeks prestasi dinilai penting, dunia kerja sesungguhnya menuntut lebih dari sekadar nilai di atas kertas. Ia berpesan agar seluruh lulusan tidak berkecil hati dan terus mengasah kemampuan interpersonal (soft skills).
”Ketika memasuki dunia profesional, perusahaan dan masyarakat melihat soft skills sebagai komponen keberhasilan yang sangat penting. Mulai dari tanggung jawab, kerja keras, komitmen, pantang menyerah, integritas, kemampuan beradaptasi, kolaborasi dalam tim, hingga komunikasi yang baik,” tegasnya memotivasi para lulusan baru.
Saat ini, ITSK RS dr. Soepraoen Malang tercatat mengelola sebanyak 7.428 mahasiswa aktif. Jumlah besar ini dipandang sebagai amanah yang harus dijaga melalui peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Pihak kampus berkomitmen untuk terus memperkuat sarana prasarana pembelajaran, mengembangkan kualitas SDM, serta memperluas jejaring kerja sama baik di tingkat nasional maupun internasional demi mengembangkan ITSK RS dr. Soepraoen menjadi perguruan tinggi yang lebih besar.
Selain itu, kampus ini juga aktif mendukung kebijakan pemerintah melalui program “Kampus Berdampak” dan Kampus Merdeka. Implementasi pembelajaran kolaboratif dan berbasis pengalaman nyata terus dijalankan secara nyata agar para mahasiswa siap memberikan pengabdian terbaiknya demi transformasi insan kesehatan dan teknologi di masa depan. (*)





